Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Usai Bunuh Istri, Terduga Pelaku Lapor ke Orantua Sudah Tikam Istrinya

Sandi Pramosinto • Senin, 21 Juli 2025 | 12:31 WIB
Polisi berada di ruang pemulasaraan jenazah RSUD Muhammad Sani dan juga tampak pihak keluarga korban ramai menunggu untuk membawa pulang jenazah Anak korban pembunuhan.
Polisi berada di ruang pemulasaraan jenazah RSUD Muhammad Sani dan juga tampak pihak keluarga korban ramai menunggu untuk membawa pulang jenazah Anak korban pembunuhan.

batampos- Warga Kapling, tepatnya di RT 004/ RW 001, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing,Karimun Senin (21/7) dikejutkan dengan penemuan mayat perempuan yang penuh dengan luka di wajah dan tangan. Mayat perempuan tersebut mengenakan celana jeans panjang dan baju hitam.

Kapolsek Tebing AKP S Kaban yang dikonfirmasi membenarkan telah ditemukan mayat perempuan di jalan setapak oleh warga pada pukul 06.30 WIB. ''Berdasarkan laporan warga yang disampaikan kita langsung mendatangi lokasi kejadian. Memang ada mayat perempuan yang mengalami luka di wajah dan tangan,'' ujarnya.

Korban yang meninggal dunia tersebut, katanya, Mardiana alias Ana, 19. Untuk penyebab kematian masih dalam penyelidikan dan menunggu hasil visum. Untuk pelaku diduga orang dekat (suami, red) yang identitasnya sudah diketahui. Saat ini sedang dalam pengejaran.

Sementara itu, Anto orang tua pelaku sekaligus mertua korban yang ditemui di RSUD Muhammad Sani mengatakan, secara jelas kejadiannya (pembunuhan, red) dia tidak tahu. ''Namun, pada Minggu (20/7) pukul 20.40 WIB Ar anak saya datang ke rumah dan bilang telah tikam Ana. Lantas saya bilang tolong serahkan diri. Tapi, sampai saat ini keberadaan anaknya itu tidak diketahui,'' ungkapnya.

Setelah mendengar pernyataan dari anaknya tersebut, lanjut Anto, dia merasa tidak enak dan bersama dengan istrinya serta meminta bantuan teman untuk ke Polres Karimun. Kedatangannya ke kantor polisi untuk membuat laporan kejadian sesuai dengan pengakuan anaknya.

''Saya tidak satu rumah tinggal dengan anak dan menantu saya. Jadi, saya tidak tahu apakah ada masalah rumah tangga mereka. Kemudian, anak saya juga tidak menyebutkan dimana dia menikam Ana. Cuma bilang Pak Saya Tikam Ana. Saya langsung sedih dan langsung ke kantor polisi,'' jelasnya.

Informasi yang dihimpun Batam Pos, luka yang dialami Mardiana alias Ana di wajah ada bekas tusukan benda tajam. Bahkan, tulang di wajah juga patah. Di leher bagian belakang terdapat bekas tusukan. Termasuk kuping nyaris putus. Pada bagian tangan juga ada luka diduga akibat korban melawan atau menangkis tusukan dari pelaku. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#pembunuhan #tikam #istri