Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Harga Cabai di Karimun Semakin Mahal

Sandi Pramosinto • Jumat, 19 September 2025 | 10:30 WIB
Harga Cabai mulai naik di sejumlah pasar tradisional di Batuaji dan Sagulung.
Harga Cabai mulai naik di sejumlah pasar tradisional di Batuaji dan Sagulung.

batampos- Dalam beberapa hari ini harga cabai merah di Pasar Utama Puan Maimun,
Tanjungbalai Karimun mengalami kenaikan cukup signifikan. Harga cabai merah semakin pedas dari 80 ribu per kilogram pada minggu lalu, pada Kamis (18/9) naik menjadi Rp95 ribu per kilogram.

Irwan salah seorang warga Karimun menyebutkan, kalau pada Selasa (16/9) harga cabai merah sempat di harga Rp110 ribu sampai Rp120 ribu per kilogram. ''Tapi, karena saya beli banyak untuk buat acara kenduri, dapat harga Rp108 ribu. Kalau saya tanya ke penjual memang, harga cabai sering naik turun,'' ujarnya.

Mama Daren, seorang pedagang berbagai jenis sayuran, termasuk cabai merah di Pasar Puan
Maimun menyebutkan, memang untuk harga cabai merah dalam minggu ini mengalami kenaikan. ''kalau ditempat saya hari ini (Kamis, red) saya jual per kilogram Rp95 ribu. Dan, cabai merah yang saya jual saat pesan langsung dengan saudara di sana. Artinya, saya ambil langsung dari tangan pertama,'' paparnya.

Dikatakannya, kalau ada (pedagang, red) yang jual sampai seratus ribu atau lebih per kilogram biasanya ambil melalui tangan kedua. Dan, biasanya dia juga jual ke sesama pedagang jika butuh cabai merah harganya tetap sama. Kenaikan harga cabai ini salah satunya disebabkan faktor cuaca. Yakni, masa panen cabai merah tiba, namun namun disebabkan sering hujan jadi tidak semua kondisi cabai merah dalam keadaan bagus.


''Kalau untuk saat ini, harga-harga sayuran selain cabai merah semuanya stabil. Artinya, jika
biasanya cabai setan harganya di atas cabai merah. Namun, sekarang harganya (cabai setan)
sudah dibawah harga cabai merah. Yakni, Rp60 ribu per kilogram. Begitu juga dengan harga cabai rawit stabil di harga Rp55 ribu per kilogram,'' katanya. (*)

 

Editor : Tunggul Manurung
#cabai