batampos- Satu kru kapal jaring kurau atas nama Ari, 27, yang dilaporkan hilang pada Kamis (23/10) akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas Tanjungbalai Karimun, Satpolairud Polres Karimun, KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan ini di Perairan Meral pada pada koordinat 1°00'50.4"N 103°19'33.4"E.
Kepala Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli SAP, M.Si yang dikonfirmasi Batam Pos mengatakan, lokasi penemuan mayat berada 2,7 nautika mil sebelah utara dari lokasi kejadian.
''Lokasi kejadian berdasarkan laporan yang diterima itu di Perairan Pulau Temberas, Kecamatan Meral,'' ujarnya.
Pencarian atau SAR, lanjutnya, pada hari ketiga tepatnya pada pukul 18.30 WIB membuahkan hasil. Korban kru kapal jaring kurau telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Pada saat ditemukan juga ada pihak keluarga. Sehingga, setelah pihak keluarga memastikan bahwa yang ditemukan ada Ari, maka operasi SAR terhadap korban kru kapal nelayan jaring kurang dinyatakan selesai dan ditutup. Jenazah dievakuasi ke RSUD Muhammad Sani.
Sementara itu, tekong tekong kapal nelayan jaring kurau, Sobri menceritakan bahwa korban baru 4 hari bekerja di kapal tersebut. ''Pada saat kejadian tersebut korban tiba-tiba melompat ke laut untuk menangkap ikan kurau yang lepas dari jaring. Saat itu, saya sedang memperbaiki pelampung di kapal,'' ungkapnya.
Kejadiannya, tambahnya, pada Kamis (23/10) itu begitu cepat. Dan, teman-teman korban yang lain berusaha menolong dengan melempar tali dengan tujuan untuk memberikan pertolongan. Bahkan, haluan kapal juga diputar ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Tapi korban tidak berhasil ditemukan. (*)
Editor : Tunggul Manurung