Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Banjir Rob Mulai Terjadi di Kundur, BPBD Damkar Waspada dan Tingkatkan Pengawasan

Sandi Pramosinto • Minggu, 7 Desember 2025 | 18:00 WIB

Jalan Sudirman, Kecamatan Kundur Utara pada Minggu (7/12) pukul 12.00 WIB masih tergenang banjir rob air laut.
Jalan Sudirman, Kecamatan Kundur Utara pada Minggu (7/12) pukul 12.00 WIB masih tergenang banjir rob air laut.

batampos- Adanya prediksi yang disampaikan oleh BMKG tentang banjir rob air laut membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Kabupaten Karimun waspada dan meningkatkan pengawasan.

Termasuk juga, BPBD Damkar mengeluarkan surat himbauan Nomor: 800/BPBD-DAMKAR-HIMB/KRM/XII/2025 yang intinya agar masyarakat waspada dengan cuaca ekstrem.

 ''Banjir rob air laut hampir setiap tahun terjadi di wilayah Kabupaten Karimun. Namun, untuk kali ini banjir rob air laut akan berlangsung agak lama. Yakni, mulai pada Rabu (3/12) sampai dengan Minggu (14/12). Hal ini disebabkan adanya fase perigee. Yakni, posisi bulan berada di jarak paling dekat dengan bumi,'' ujar Plt Kepala BPBD Damkar, Dedi Sahori kepada Batam Pos, Minggu (7/12.

Baca Juga: Aksi Curanmor di Bengkong Terbongkar, Pelaku Dibekuk Polisi di Windsor

 Dikatakannya, dengan kondisi saat ini, pihaknya sudah membagi beberapa tim untuk melakukan monitoring atau pengawasan ke daerah-daerah pemukiman warga. Khususnya, pemukiman yang tinggal didaerah rendah dan kawasan pesisir laut. Amankan surat-surat penting dan barang berharga agar tidak hilang serta simpan ditempat yang tinggi.

''Kami menghimbau agar masyarakat menghindari aktivitas di wilayah pesisir saat air pasang tinggi untuk mengurangi resiko kecelakaan. Dan, kami dari BPBD Damkar Kabupaten Karimun akan selalu siaga 24 jam dan siap memberikan bantuan jika memang dibutuhkan Jika terjadi kondisi darurat dapat menghubungi BPBD-DAMKAR Kabupaten Karimun di 085668731716,'' jelasnya.

Sesuai hasil pantauan petugas BPBD Damkar di lapangan, tambah Dedi, ketinggian banjir rob air laut dalam dua hari terakhir, yakni, Sabtu (6/12) dan Minggu (7/12) terdapat perbedaan. Banjir rob yang terjadi pada Sabtu memang ketinggian air lebih tinggi berbanding pada Minggu. Dengan fenomena alam dan cuaca saat ini, dia mengingatkan kembali agar masyarakat selalu waspada. Sehingga, dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. (*)

 

Editor : Tunggul Manurung
#banjir rob