Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Satu Perusahaan Galangan Kapal Asal Singapura Berhenti Beroperasi di Karimun

Tri Haryono • Rabu, 7 Januari 2026 | 11:36 WIB

WAKIL Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole saat menanggapi kabar PT KSS tidak beroperasi per 1 Januari 2026. F TRI YHARYONO/BATAMPOS
WAKIL Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole saat menanggapi kabar PT KSS tidak beroperasi per 1 Januari 2026. F TRI YHARYONO/BATAMPOS

Batampos - PT Karimun Sembawang Shipyard (PT KSS) berhenti beroperasi setelah 30 tahun hadir di Karimun. Sejak 1 Januari 2026, perusahaan ini tutup. Lalu bagaimana nasib ribuan pekerjanya?

Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole mengatakan, PT KSS tutup karena proyeknya telah selesai. " Mungkin proyeknya sudah selesai dan tidak ada kerjasama lagi," ujarnya ketika ditemui Selasa (6/1/2025).

"Namun, informasinya tukar manajemen dan akan membuka usaha lain," tambah Rocky lagi.

Dia tetap mendukung para investor yang akan berinvestasi di Karimun dan berharap kepada seluruh masyarakat supaya tetap menjaga iklim baik dan mendukung para investor.

Baca Juga: Harga Beras di Batam Naik, Pedagang Makanan Mengeluh

" Mari kita jaga bersama-sama. Iklim yang kondusif dan kenyamanan agar para investor betah. Mudah-mudahan investasi yang masuk ke eks galangan kapal segera terealisasi,'' ungkapnya.

Terpisah, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karimun Ruffindy Alamsjah mengungkapkan, manajemen PT KSS sampai saat ini belum ada surat secara resmi tutup beroperasi.

" Infonya memang demikian, tapi belum ada surat resmi ke kami per 31 Desember 2025 lalu, kenapa tutup dan bagaimana kebijakan PHK terhadap karyawannya,'' jawabnya.

Manajer Operasi dan Teknik PT KSS, Trisno belum dapat dikonfirmasi tentang penutupan perusahaan galangan kapal asal Singapura tersebut. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#PT Karimun Sembawang Shipyard Tutup #Perusahaan Shipyard di Karimun #PT KSS Karimun #shipyard