Batampos - Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Karimun 2025 berlangsung khidmat dan meriah. Sekitar 3.000 jemaat umat Nasrani dari berbagai denominasi gereja memadati Gedung Olahraga (GOR) Badang Perkasa, Sabtu (10/1/2026) lalu.
Perayaan tersebut sekaligus menjadi malam puncak Natal bersama dengan mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”. Kehadiran ribuan jemaat mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat Karimun yang majemuk.
"Perayaan Natal Oikumene ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan serta memperkuat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Karimun," ujar Ketua Umum Panitia Natal Oikumene Karimun, Vandarones Purba.
Baca Juga: Jangan Asal Ganti BBM! Ini 5 Risiko Fatal Salah Isi Bahan Bakar pada Mobil
Ia mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme jemaat yang hadir. Menurutnya, panitia sebelumnya menargetkan sekitar 2.000 jemaat, namun jumlah kehadiran mencapai 3.000 orang. "Puji Tuhan, acara berjalan dengan baik. Ini menunjukkan kerinduan masyarakat untuk merayakan Natal secara bersama-sama dalam suasana penuh kebersamaan,' tuturnya.
Dia juga mengatakan, rangkaian kegiatan Natal Oikumene sebelumnya telah diisi dengan berbagai aksi sosial, seperti donor darah, renovasi gereja, serta kunjungan kasih kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ia turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun atas dukungan yang diberikan, termasuk pengamanan selama kegiatan berlangsung.
Baca Juga: Malaysia Legalkan Penambangan Emas Tradisional untuk Warga Kelantan
Perayaan Natal Oikumene ini turut dihadiri langsung Bupati Karimun Iskandarsyah beserta sejumlah tamu undangan. Bupati memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh kebersamaan.
Menurutnya, momentum Natal Oikumene membawa pesan kedamaian yang menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah. "Kita ingin Karimun melaju dalam harmoni menuju masyarakat yang sejahtera dan berbudaya. Dengan kebersamaan, saya yakin Karimun dapat kembali bangkit dan berkembang," ujar Iskandarsyah. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak