Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kebakaran di Karimun, Tiga Orang Terjebak di Kelenteng Tua To Pek Kong Hai Su

Sandi Pramosinto • Senin, 2 Maret 2026 | 17:00 WIB

Petugas Damkar berusaha memadamkan api yang membakar kelenteng tua To Pek Kong Hai Su di Jalan Pertambangan, Tanjungbalai Karimun, Senin (2/3) pagi. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos
Petugas Damkar berusaha memadamkan api yang membakar kelenteng tua To Pek Kong Hai Su di Jalan Pertambangan, Tanjungbalai Karimun, Senin (2/3) pagi. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos

batampos - Kebakaran melanda kelenteng tua To Pek Kong Hai Su di Jalan Pertambangan, Kelurahan Tanjungbalai, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Senin (2/3) sekitar pukul 05.00 WIB. Tiga orang dilaporkan terjebak di dalam bangunan saat api dengan cepat membesar.

Bangunan berlantai dua setengah tersebut selama ini ditempati penjaga kelenteng bersama keluarganya. Api pertama kali diketahui warga usai salat subuh.

Asnawi, warga setempat, mengatakan kobaran api sudah terlihat membesar di bagian lantai bawah ketika ia pulang dari masjid. Lokasi kelenteng berada tepat di seberang warung miliknya.

“Saya baru pulang salat subuh, api sudah besar di lantai bawah. Saya lihat apek yang biasa menjaga kelenteng berusaha memadamkan api,” ujarnya.

Asnawi mengaku sempat mencoba membantu dan berupaya masuk ke dalam bangunan untuk menyelamatkan penghuni yang masih berada di dalam. Namun, kepulan asap tebal dan suhu panas menyulitkan upaya tersebut.

“Saya sudah berusaha masuk, tapi kondisi sangat panas dan banyak asap. Awalnya masih terdengar suara dari dalam. Setelah api naik ke lantai dua, saya tidak tahu lagi bagaimana kondisinya,” ungkapnya.

Informasi sementara menyebutkan terdapat tiga orang di dalam bangunan saat kebakaran terjadi, yakni dua anak dan satu perempuan dewasa. Seorang kerabat korban membenarkan hal tersebut.

“Anak laki-laki satu, anak perempuan satu, dan satu perempuan dewasa,” katanya singkat.

Data sementara yang dihimpun menyebutkan ketiganya diduga bernama Hani, Yenyen, dan Hendro. Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun kondisi terbaru para korban. Aparat berwenang masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut. (*)

Editor : Jamil Qasim