Batampos - Arus balik Lebaran di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun sudah terlihat padat sejak Selasa (24/3/2026). Khususnya di bagian lokasi turun dan naik penumpang dan antrean loket.
Kepadatan di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun juga ditambah dengan kedatangan penumpang KM Kelud dari Belawan. Kemudian, penumpang yang akan berangkat ke Jakarta menggunakan kapal milik pemerintah tersebut.
Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Captain Supendi mengatakan, arus balik di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun sudah terlihat sejak H+3, Senin (23/3/2026) lalu. ''Dan, kita prediksi puncak arus balik terjadi hari ini (Selasa. red). Karena, Rabu (25/3) libur lebaran sudah habis dan aktivitas perkantoran sudah dimulai,'' ujarnya.
Kepadatan di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun juga ditambah dengan kedatangan penumpang KM Kelud dari Belawan. Kemudian, penumpang yang akan berangkat ke Jakarta menggunakan kapal; pemerintah tersebut.
Seperti biasa, tambah Supendi, pihaknya selalu mengutamakan keselamatan dalam berlayar Yakni, kapal-kapal yang digunakan untuk mengangkut penumpang sudah melalui proses pemeriksaan petugas KSOP. Termasuk juga kelengkapan di dalam kapal seperti alat navigasi, pelampung keselamatan dan radio. Sehingga, aman digunakan dan selamat berlayar sampai tujuan.
''Pada H+3 jumlah penumpang turun 3 ribu lebih dan untuk yang lebih dari 3500 orang. Kepadatan penumpang itu terlihat tujuan ke Batam. Baik tujuan ke Pelabuhan Sekupang maupun tujuan ke Pelabuhan Harbour Bay. Bahkan, ada tambahan ekstra trip satu kapal tujuan ke Batam,'' ungkap Supendi.
Kanit Satpolairud Polres Karimun, Ipda Felly secara terpisah menyebutkan, pihaknya turun ke pelabuhan domestik sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat yang menggunakan jasa pelabuhan dan sekaligus membantu pengamanan.
''Sejak pagi pukul 06.00 WIB pelabuhan sudah ramai. Khususnya, antrean calon penumpang untuk membeli tiket di depan loket. Yang ramai itu penumpang tujuan Batam dan Selatpanjang. Kami juga menghimbau kepada penumpang yang membutuhkan bantuan kepolisian bisa mendatangi posko atau menghubungi nomor layanan 110,'' jelasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak