Batampos - Peringatan Hari Kartini menjadi momentum bagi perempuan, termasuk polisi wanita (polwan), untuk terus menunjukkan kapasitas dan perannya di tengah dunia kerja yang masih didominasi laki-laki. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Dr Nona Pricillia Ohei.
Menurut Nona, perempuan tidak hanya dituntut hadir di dunia kerja, tetapi juga harus mampu menunjukkan kompetensi dan ketangguhan dalam berkarier.
“Tidak hanya polwan, perempuan harus menjadi perempuan karier yang tangguh, mampu berada di dunia kerja yang didominasi laki-laki,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Ia menegaskan, kunci utama untuk bisa bersaing adalah kemampuan diri yang terus diasah. Baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun pengalaman kerja. “Kompetensi itu harus ditunjukkan. Bisa diperoleh dari knowledge, skill, dan pengalaman yang kita miliki,” jelasnya.
Baca Juga: Gas Malam Bareng Vario 125, Komunitas Honda Jelajahi Batam
Selain itu, kemampuan tersebut juga harus terlihat dan diakui, termasuk dalam sistem kerja yang kini banyak dipengaruhi oleh perkembangan teknologi. “Tidak cukup hanya punya kemampuan, tapi juga harus terbaca oleh sistem. Apalagi sekarang pengaruh dunia digital sangat besar dalam aktivitas kita,” tambahnya.
Nona juga mengingatkan bahwa perempuan tidak perlu mengubah jati diri hanya untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang maskulin. Menurutnya, justru karakter feminin menjadi nilai tambah tersendiri.
“Tidak perlu mengubah diri menjadi maskulin. Perempuan punya kelebihan seperti empati dan kepekaan sosial yang bisa menjadi warna tersendiri di institusi,” katanya.
Ia menilai, kemampuan tersebut dapat menjadi kekuatan bagi perempuan untuk berkontribusi lebih luas, termasuk dalam membangun hubungan sosial dan pendekatan humanis di lingkungan kerja.
Terkait polwan di Polda Kepri, Nona menyebut bahwa saat ini banyak personel yang sudah memiliki kompetensi dan menduduki posisi strategis. Hal ini menunjukkan bahwa peluang bagi perempuan untuk berkembang terbuka lebar.
“Polwan di Polda Kepri saya lihat bagus-bagus, sudah banyak yang memiliki kompetensi dan berada di posisi strategis,” ungkapnya.
Namun demikian, ia menekankan pentingnya keberanian bagi polwan untuk melangkah lebih jauh, termasuk dalam hal kepemimpinan. “Jangan ada rasa takut untuk maju dan memimpin. Itu yang penting,” tegasnya.
Baca Juga: Disdukcapil Batam Tegaskan Semua Layanan Gratis, Warga Diminta Hindari Calo
Menurutnya, perempuan harus percaya diri dan menunjukkan kinerja nyata, bukan sekadar mengandalkan faktor kedekatan. “Tunjukkan kinerja dan yakinkan pimpinan bahwa kita mampu dan bisa dipercaya,” ujarnya.
Dalam momentum Hari Kartini ini, Nona juga berharap polwan semakin siap berkompetisi dan terjun langsung di lapangan, tidak hanya berada di balik meja administratif.
“Polwan harus siap berada di lapangan, tidak hanya di belakang meja. Harus berani mengambil peran operasional,” katanya.
Ia juga mendorong pimpinan agar memberikan ruang yang lebih luas bagi polwan untuk berkembang, termasuk dalam tugas-tugas operasional.
Sebagai bagian dari peringatan Hari Kartini, Polda Kepri juga akan melibatkan polwan dalam berbagai kegiatan sosial dan edukasi, khususnya kepada pelajar.
“Kegiatannya lebih ke sosial dan edukasi kepada adik-adik kita, terutama anak-anak sekolah, dengan melibatkan seluruh polwan,” tutupnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak