batampos - HYBE dan Geffen Records kembali memperluas proyek global mereka dengan memperkenalkan girl grup baru bernama SAINT SATINE. Grup diumumkan secara resmi melalui episode final program survival World Scout: The Final Piece di Jepang.
Grup disebut menjadi penerus proyek global HYBE x Geffen setelah sukses debut KATSEYE.
Grup baru beranggotakan empat member multinasional, yakni Emily Kelavos dari Amerika Serikat, Lexie Levin dari Swedia, Samara Siqueira dari Brasil, dan Sakura dari Jepang.
Tiga member pertama sebelumnya dikenal lewat program The Debut: Dream Academy, ajang audisi yang juga melahirkan KATSEYE. Sakura terpilih sebagai member terakhir setelah mengalahkan sekitar 14 ribu peserta audisi dalam program World Scout: The Final Piece.
“SAINT SATINE merupakan gabungan kata “Saint” yang melambangkan musikalitas dan karisma. “Satine” yang menggambarkan tekstur lembut dan elegan,” tulis keterangan resmi HYBE JAPAN, dikutip dari PR TIMES, Rabu (13/5).
Baca Juga: Charli XCX Tampilkan Sisi Emosional di Lagu Baru “I Keep On Thinking Bout You"
Grup disebut membawa konsep perpaduan naluri, emosi, dan estetika pop global modern. Pengumuman SAINT SATINE langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Banyak penggemar memuji konsep global dan kombinasi member dari berbagai negara. Sebagian netizen juga memperdebatkan nama grup hingga usia Sakura yang masih 16 tahun.
Proyek sebelumnya dikenal dengan nama “Prelude” sebelum identitas resmi grup diumumkan. SAINT SATINE diproyeksikan debut secara global pada paruh kedua 2026 dengan fokus pasar internasional, terutama Amerika Serikat.(*)
Editor : Juliana Belence