batampos — Hari libur sering menjadi momen tepat untuk refleksi, terutama bagi pekerja yang merasa tertinggal dan kewalahan menghadapi tumpukan tugas. Kondisi tersebut ternyata umum dialami banyak orang, bahkan para profesional sekalipun.
Namun, para ahli menilai rasa kewalahan bisa diatasi dengan langkah yang tepat, mulai dari mengatur prioritas hingga menenangkan pikiran.
Dilansir dari HuffPost melalui pemberitaan JawaPos.com, berikut tujuh tips dari para ahli untuk membantu mengatasi rasa kewalahan dalam pekerjaan.
1. Berani Meminta Bantuan
Editor majalah Wired sekaligus penulis buku Seen, Heard, and Paid, Ian Henry, menyarankan agar seseorang berhenti sejenak untuk memahami seluruh beban pekerjaan yang sedang dihadapi.
Setelah pikiran lebih tenang, tugas dapat diurutkan berdasarkan prioritas, tingkat kepentingan, hingga kemungkinan pendelegasian.
Menurutnya, meminta bantuan bukan berarti lemah. Bantuan bisa berupa negosiasi tambahan waktu atau meminta pengurangan beban kerja kepada atasan.
2. Tuangkan Semua Pikiran ke Atas Kertas
Pelatih manajemen waktu sekaligus pembawa acara podcast It’s About Time, Anna Dearmon Kornick, menyarankan agar semua beban pikiran dituangkan dalam tulisan.
Ia menyebut metode empat kuadran bisa membantu menyusun tugas berdasarkan kategori “Harus Dilakukan”, “Sebaiknya Dilakukan”, “Bisa Dilakukan”, dan “Ingin Dilakukan”.
Cara tersebut dinilai efektif membantu menjernihkan pikiran dan menentukan langkah yang perlu diprioritaskan.
3. Kurangi Beban Proyek
Penulis buku The Productivity Project, Chris Bailey, menyarankan agar seseorang mengevaluasi seluruh proyek yang sedang dikerjakan.
Beberapa pekerjaan, menurutnya, bisa didelegasikan atau bahkan dibatalkan apabila tidak terlalu penting dibanding tugas utama lainnya.
Selain itu, penting untuk realistis terhadap tenggat waktu sesuai energi, perhatian, dan waktu yang dimiliki.
4. Akui Sedang Kewalahan
Pelatih manajemen waktu sekaligus penulis buku Unfinished Business, Pamela A. Reed, menilai langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengakui diri sedang kewalahan dan membutuhkan bantuan.
Ia juga menyarankan untuk:
-
Memprioritaskan tugas berdasarkan urgensi,
-
Mengurangi gangguan seperti media sosial,
-
Menyediakan waktu fokus tanpa distraksi untuk menyelesaikan pekerjaan.
5. Segera Berkomunikasi Jika Melibatkan Orang Lain
Konsultan produktivitas Rashelle Isip menyarankan agar seseorang mengambil jeda sejenak sebelum mengambil keputusan.
Jika pekerjaan melibatkan orang lain atau atasan, komunikasi harus dilakukan lebih awal agar ekspektasi dapat disesuaikan.
Misalnya dengan memberi tahu perubahan jadwal atau kendala yang sedang dihadapi.
6. Tentukan Prioritas Utama
Pelatih bisnis sekaligus pembawa acara podcast The Game Changer, Katie Wussow, menyarankan seseorang menentukan satu prioritas utama dari seluruh tugas yang ada.
Ia mengibaratkan tugas penting sebagai domino pertama yang jika diselesaikan akan membuat tugas lain menjadi lebih mudah.
7. Tenangkan Pikiran
Pelatih produktivitas Samphy Y menilai ketenangan pikiran menjadi langkah awal menghadapi rasa kewalahan.
Ia menyarankan meditasi atau latihan kesadaran diri untuk mengurangi stres, lalu menuliskan seluruh tugas dalam daftar agar tidak terus membebani pikiran.
Selain itu, ia juga merekomendasikan penggunaan Matriks Eisenhower untuk memilah tugas berdasarkan tingkat kepentingan dan urgensi.
Menurutnya, ketika pikiran lebih tenang, seseorang akan lebih mudah fokus dan menemukan solusi atas tumpukan pekerjaan yang dihadapi. (*)
Editor : Jamil Qasim