batampos - EVAN resmi mengungkap teaser video musik untuk lagu debut solonya yang berjudul “Ride or Die” pada Sabtu (20/6).
Cuplikan yang dirilis menjelang peluncuran resmi lagu tersebut langsung menarik perhatian penggemar karena menampilkan konsep yang berbeda dari citra yang selama ini dikenal publik.
Teaser menjadi pemanasan terakhir menjelang perilisan resmi single digital debut “Ride or Die” yang dijadwalkan meluncur pada 22 Juni 2026 pukul 18.00 KST.
Lagu ini menandai babak baru perjalanan karier Heeseung setelah memutuskan keluar dari Enhypen dan memulai aktivitas sebagai solois di bawah nama EVAN.
Dalam teaser berdurasi singkat, EVAN tampil dengan nuansa visual sinematik yang menonjolkan sisi karismatik dan emosionalnya.
Baca Juga: Enhypen Konfirmasi Comeback Agustus 2026, Siapkan Album Baru untuk Penggemar Global
Penggemar juga dibuat penasaran dengan cuplikan koreografi yang terlihat lebih agresif dan penuh energi.
Reaksi di berbagai komunitas penggemar menunjukkan antusiasme tinggi terhadap konsep yang ditawarkan dalam debut solonya.
Ride or Die merupakan single digital perdana EVAN yang terdiri dari dua lagu, yaitu lagu utama Ride or Die dan lagu pendamping berjudul Overflow.
Proyek disebut memiliki keterlibatan langsung dari EVAN dalam proses kreatif, mulai dari penulisan lirik, komposisi, hingga produksi rekaman.
BELIFT LAB menjelaskan bahwa single menjadi medium bagi EVAN untuk menyampaikan perasaannya kepada para penggemar.
Lagu utama Ride or Die disebut memadukan unsur alternative rock, pop-rock, dan hyperpop, sementara “Overflow” menawarkan nuansa indie pop yang lebih tenang dan reflektif.
EVAN dikenal sebagai salah satu vokalis utama Enhypen yang juga aktif dalam proses kreatif grup, termasuk penulisan lagu dan produksi musik.
Banyak penggemar menantikan bagaimana warna musik pribadinya akan diwujudkan melalui proyek solo pertamanya.(*)
Editor : Juliana Belence