batampos – Batuk kering kerap membuat tenggorokan terasa gatal dan perih. Berbeda dengan batuk berdahak, batuk jenis ini biasanya tidak disertai keluarnya lendir atau hanya menghasilkan sedikit dahak.
Jika muncul berulang kali, batuk kering dapat mengganggu tidur, menimbulkan rasa tidak nyaman di dada, hingga memperparah iritasi tenggorokan.
Selain beristirahat dan mencukupi kebutuhan cairan, sejumlah cara sederhana dapat dilakukan di rumah untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat batuk kering.
Dilansir dari English Jagran, berikut lima cara alami yang dapat dicoba untuk membantu meredakan batuk kering.
1. Madu dengan Air Hangat
Madu telah lama digunakan sebagai bahan alami untuk membantu menenangkan tenggorokan. Teksturnya yang lembut dapat memberikan rasa nyaman ketika tenggorokan terasa kering atau teriritasi.
Madu dapat dicampurkan dengan air hangat dan diminum secara perlahan. Minuman tersebut juga membantu menjaga tenggorokan tetap lembap sehingga rasa ingin batuk dapat berkurang.
Namun, madu tidak boleh diberikan kepada bayi berusia di bawah satu tahun karena berisiko menyebabkan botulisme.
2. Menghirup Uap
Udara yang terlalu kering dapat membuat tenggorokan dan saluran pernapasan terasa semakin tidak nyaman. Udara yang lembap dapat membantu memberikan rasa lega pada sebagian orang.
Cara yang lebih aman adalah menggunakan humidifier atau berada di ruangan dengan kelembapan yang cukup. Jika menggunakan uap panas, jangan mendekatkan wajah ke air mendidih karena berisiko menyebabkan luka bakar.
3. Berkumur dengan Air Garam
Berkumur menggunakan larutan air garam dapat menjadi cara sederhana untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman pada tenggorokan.
Larutan tersebut dapat membantu menenangkan jaringan tenggorokan yang mengalami iritasi. Setelah berkumur, air sebaiknya dibuang dan tidak ditelan.
Cara ini dapat dilakukan beberapa kali sehari ketika tenggorokan terasa gatal atau perih.
4. Minuman Jahe Hangat
Jahe kerap digunakan sebagai bahan minuman untuk memberikan sensasi hangat dan nyaman ketika tenggorokan terasa tidak enak.
Minuman jahe sederhana dapat dibuat dengan merebus beberapa irisan jahe dalam air, kemudian meminumnya selagi hangat.
Meski dapat membantu memberikan rasa nyaman, jahe bukan pengganti pengobatan apabila batuk disebabkan kondisi medis yang membutuhkan penanganan khusus.
5. Teh Herbal
Teh herbal tertentu juga dapat menjadi pilihan minuman hangat saat mengalami batuk kering. Beberapa jenis herbal, seperti timi dan licorice, secara tradisional digunakan untuk membantu menenangkan tenggorokan.
Minuman hangat juga membantu menjaga asupan cairan agar tenggorokan tidak semakin kering.
Namun, konsumsi herbal tetap perlu memperhatikan kondisi kesehatan dan obat yang sedang dikonsumsi. Sebab, sejumlah herbal dapat berinteraksi dengan obat tertentu.
Kapan Batuk Perlu Diperiksakan?
Batuk kering umumnya dapat membaik dengan perawatan sederhana. Namun, pengobatan rumahan sebaiknya tidak menjadi satu-satunya pilihan jika gejala menetap atau justru semakin berat.
Segera periksakan diri apabila batuk disertai sesak napas, nyeri dada, batuk darah, demam tinggi, atau kondisi tubuh yang semakin memburuk. Batuk yang berlangsung lama juga perlu diperiksa untuk mengetahui penyebabnya.
Madu, minuman hangat, udara lembap, berkumur dengan air garam, dan teh herbal dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman akibat batuk kering. Namun, efektivitasnya dapat berbeda pada setiap orang dan bahan-bahan tersebut tidak selalu mengatasi penyebab utama batuk. (*)
Editor : M Tahang