Sering Jalan Kaki? Hindari 10 Kesalahan Ini agar Manfaatnya Maksimal

JawaPos • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 11:29 WIB
ILUSTRASI Joging pagi bersama sahabat menjadi salah satu kegiatan produktif di Hari Sabtu.
ILUSTRASI jalan kaki pagi bersama sahabat menjadi salah satu kegiatan produktif di Hari Sabtu.

batampos – Jalan kaki merupakan salah satu olahraga paling mudah dan murah yang bisa dilakukan hampir semua orang. Selain membantu menjaga kebugaran tubuh, aktivitas ini juga bermanfaat untuk mendukung kesehatan jantung, mengontrol berat badan, hingga meningkatkan stamina.

Namun, manfaat tersebut tidak akan optimal jika dilakukan dengan cara yang kurang tepat. Beberapa kebiasaan saat berjalan kaki bahkan dapat memicu rasa tidak nyaman hingga meningkatkan risiko cedera.

Dilansir dari NDTV, berikut 10 kesalahan yang sebaiknya dihindari saat berjalan kaki.

1. Menggunakan Sepatu yang Tidak Tepat

Pemilihan alas kaki sangat memengaruhi kenyamanan saat berjalan. Sandal, sepatu yang terlalu tipis, atau sepatu yang sudah kehilangan bantalan dapat membuat kaki bekerja lebih keras.

Gunakan sepatu yang nyaman dengan bantalan dan penyangga yang baik agar tekanan pada kaki dan persendian tetap terjaga.

2. Mengabaikan Postur Tubuh

Postur tubuh yang buruk dapat membuat aktivitas berjalan menjadi kurang nyaman. Hindari kebiasaan membungkuk, terlalu sering menunduk, atau mengayunkan tangan secara kaku.

Usahakan tubuh tetap tegak, bahu rileks, dan pandangan lurus ke depan agar gerakan lebih efisien.

3. Tidak Pernah Meningkatkan Intensitas

Berjalan santai memang bermanfaat, terutama bagi pemula. Namun, untuk meningkatkan kebugaran, intensitas latihan perlu ditingkatkan secara bertahap.

Percepat langkah hingga detak jantung meningkat, tetapi tetap dalam batas yang nyaman sehingga tubuh tidak mudah kelelahan.

4. Langsung Berjalan Cepat Tanpa Pemanasan

Memulai jalan kaki dengan kecepatan tinggi dapat membuat otot terasa kaku dan meningkatkan risiko cedera.

Awali dengan berjalan santai selama beberapa menit sebagai pemanasan, lalu tingkatkan kecepatan secara bertahap. Setelah selesai, lakukan pendinginan dengan memperlambat langkah dan peregangan ringan.

5. Hanya Mengandalkan Jalan Kaki

Jalan kaki merupakan latihan aerobik yang baik, tetapi tubuh juga membutuhkan latihan kekuatan.

Anda dapat melengkapinya dengan latihan seperti squat, lunge, atau resistance band beberapa kali dalam seminggu untuk menjaga kekuatan otot.

6. Tidak Konsisten

Manfaat jalan kaki akan lebih terasa jika dilakukan secara rutin.

Daripada berjalan sangat lama hanya sesekali, lebih baik membuat jadwal yang realistis, misalnya berjalan selama 20–30 menit setiap hari atau beberapa kali dalam seminggu.

7. Kurang Minum Air

Tubuh tetap kehilangan cairan saat beraktivitas fisik, termasuk ketika berjalan kaki.

Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi, terutama jika berjalan dalam durasi lama atau saat cuaca panas agar tubuh tidak mudah lelah.

8. Terlalu Fokus pada Ponsel

Menggunakan ponsel saat berjalan dapat mengganggu postur tubuh sekaligus mengurangi kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.

Kebiasaan ini meningkatkan risiko tersandung, menabrak orang lain, atau mengalami kecelakaan. Sebaiknya simpan ponsel selama berjalan, terutama di area yang ramai.

9. Selalu Memilih Rute yang Sama

Berjalan di jalur datar memang nyaman, tetapi sesekali cobalah medan yang lebih bervariasi seperti tanjakan, tangga, atau jalur dengan kontur berbeda.

Variasi medan dapat melatih lebih banyak kelompok otot sekaligus membuat latihan tidak membosankan.

10. Langsung Berjalan Cepat Setelah Makan Berat

Berjalan santai setelah makan umumnya tidak menjadi masalah. Namun, melakukan jalan cepat atau olahraga intensitas tinggi sesaat setelah makan berat dapat membuat perut terasa tidak nyaman.

Sebaiknya beri jeda sekitar 20–30 menit sebelum meningkatkan intensitas berjalan agar sistem pencernaan memiliki waktu beradaptasi.

Jalan Kaki Efektif Jika Dilakukan dengan Benar

Jalan kaki bukan hanya soal jumlah langkah yang ditempuh, tetapi juga bagaimana aktivitas tersebut dilakukan. Memilih sepatu yang tepat, menjaga postur tubuh, meningkatkan intensitas secara bertahap, memenuhi kebutuhan cairan, serta melakukannya secara konsisten akan membantu memaksimalkan manfaat olahraga sederhana ini bagi kesehatan. (*)

 

Editor : Putut Ariyo
Gaya Hidup Sehat tips kesehatan jalan kaki Kebugaran olahraga