Gal Gadot Soroti Cara DC Studios Perlakukan Henry Cavill

jpg • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 12:01 WIB
Film ”Wonder Woman” yang diperankan oleh Gal Gadot. Foto: Warner Bros
Film ”Wonder Woman” yang diperankan oleh Gal Gadot. Foto: Warner Bros

batampos - Aktris Gal Gadot mengkritik cara DC Studios menangani sejumlah talenta superhero setelah perubahan kepemimpinan dari era Zack Snyder ke jajaran pimpinan saat ini, CEO James Gunn dan Peter Safran.

Gadot menilai keputusan DC Studios terkait Henry Cavill, yang sebelumnya memerankan Superman, tidak ditangani dengan baik.

“Situasi Henry tidak ditangani dengan elegan, setidaknya demikian,” ujar Gal Gadot, dikutip dari The Hollywood Reporter, Selasa (1/9/2026) waktu setempat.

Pernyataan tersebut merujuk pada keputusan DC Studios melepas Cavill dari peran Superman setelah sang aktor sebelumnya diumumkan akan kembali memerankan karakter ikonik tersebut.

Henry Cavill Sempat Diumumkan Kembali sebagai Superman

Cavill sebelumnya dipastikan kembali sebagai Superman dan tampil dalam adegan pascakredit film Black Adam. Kemunculan tersebut menjadi sinyal bahwa karakter Superman yang diperankannya masih akan menjadi bagian dari rencana lanjutan DC.

Namun, situasi berubah setelah James Gunn dan Peter Safran mengambil alih kepemimpinan DC Studios.

Sekitar dua bulan setelah pengumuman kembalinya Cavill, Gunn mengungkapkan bahwa film Superman berikutnya akan mengambil latar kehidupan awal sang superhero. Konsep tersebut membuat Cavill tidak lagi menjadi pemeran utama.

Cavill kemudian mengungkapkan bahwa keputusan tersebut cukup berat baginya karena sebelumnya ia telah diminta studio untuk mengumumkan kepulangannya sebagai Superman.

“Setelah diberitahu oleh studio untuk mengumumkan kembalinya saya pada bulan Oktober, sebelum mereka mempekerjakan saya, berita ini bukanlah hal yang mudah,” kata Cavill saat itu.

Gunn kemudian menunjuk David Corenswet sebagai pemeran Superman baru dalam film Superman yang dirilis pada 2025.

Gal Gadot Singgung Patty Jenkins

Selain menyoroti kasus Cavill, Gadot juga menyinggung sutradara Wonder Woman, Patty Jenkins.

Gadot mengatakan Jenkins tidak melakukan langkah yang tepat dalam situasi tersebut. Namun, ia menegaskan persoalan itu tidak semata-mata ditujukan kepada individu tertentu.

“Saya merasa kita semua sudah dewasa dan semuanya baik-baik saja. Ini bahkan bukan tentang mereka. Mereka ada di sana untuk melakukan apa yang mereka yakini, dan semuanya baik-baik saja,” ujarnya.

Komentar Gadot menggambarkan dinamika yang terjadi di tengah perubahan besar arah kreatif DC Studios setelah Gunn dan Safran mengambil alih.

James Gunn Akui Situasi Cavill Disayangkan

Keputusan mengganti Cavill dengan Corenswet sebelumnya juga mendapat perhatian dari Gunn. Ia mengakui bahwa situasi tersebut merupakan sesuatu yang disayangkan.

Gunn juga menduga terdapat pihak tertentu di dalam studio yang berusaha mendorong rencana mereka sendiri terkait masa depan waralaba DC.

Pergantian Cavill menjadi bagian dari perubahan besar DC Studios dalam membangun kembali semesta film superhero mereka. Di bawah kepemimpinan Gunn dan Safran, DC mengembangkan arah baru yang tidak sepenuhnya melanjutkan struktur semesta film sebelumnya.

Bagi penggemar Superman, perubahan tersebut sekaligus menandai berakhirnya era Cavill sebagai Man of Steel dan dimulainya era baru dengan Corenswet sebagai pemeran utama. (*)

Editor : Putut Ariyo
Gal Gadot Henry Cavill James Gunn DC Studios superman