batampos - Yuri Girls’ Generation kembali mencoba proyek baru di luar aktivitasnya sebagai penyanyi dan aktris. Kali ini, Yuri terlibat dalam proyek eksperimental berbasis kecerdasan buatan (AI) milik ENA berjudul “Unspoken Words”.
Menurut laporan Allkpop, Yuri akan berperan sebagai narator sekaligus menyediakan wajah dan suaranya untuk teknologi AI yang digunakan dalam proyek tersebut.
“Unspoken Words” merupakan program nonfiksi dengan format dokumenter medis yang memanfaatkan teknologi AI untuk menghadirkan kembali berbagai peristiwa, kenangan, maupun situasi medis yang sulit direkam secara langsung.
Program tersebut dijadwalkan tayang di ENA pada November 2026.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam proyek ini adalah penggunaan teknologi AI cloning. Yuri tidak hanya hadir sebagai narator, tetapi juga akan muncul dalam versi AI dirinya sendiri untuk sejumlah adegan rekonstruksi.
Dengan konsep tersebut, penonton nantinya dapat melihat Yuri dalam bentuk nyata sekaligus versi digital yang dibuat menggunakan teknologi AI.
Yuri tetap menjalani proses pengambilan gambar secara langsung untuk program tersebut. Sementara itu, versi AI Yuri digunakan dalam adegan rekonstruksi yang membutuhkan visualisasi tertentu.
ENA menjadikan “Unspoken Words” sebagai salah satu proyek yang mengeksplorasi pemanfaatan AI dalam produksi program televisi, khususnya untuk menghadirkan kembali situasi yang tidak dapat direkam secara langsung.
Keterlibatan dalam proyek ini menambah aktivitas Yuri di berbagai bidang. Selain dikenal sebagai salah satu member Girls’ Generation, ia juga aktif di dunia akting dan variety show.
Belakangan, Yuri kembali mendapat perhatian melalui proyek “Hyori-Soo” bersama Hyoyeon serta penampilannya dalam program MBC “I Live Alone”. Dalam program tersebut, Yuri memperlihatkan kehidupannya selama tinggal di Pulau Jeju.
Melalui “Unspoken Words”, Yuri kembali menunjukkan sisi berbeda dari aktivitasnya di dunia hiburan. Perannya sebagai narator sekaligus wajah AI menjadi bagian dari eksperimen ENA dalam memadukan teknologi kecerdasan buatan dengan format dokumenter.
Penggunaan AI tersebut memungkinkan program menghadirkan kembali sejumlah peristiwa dan situasi yang sulit divisualisasikan melalui rekaman konvensional. (*)
Editor : Putut Ariyo