Dokter Gizi Ingatkan Diet Tak Cukup Kejar Angka Timbangan, Kesehatan Jantung Wajib Diperhatikan

Antara • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 05:38 WIB
Ilustrasi olahraga. F. Unsplash
Ilustrasi olahraga. F. Unsplash

batampos - Program penurunan berat badan sebaiknya tidak hanya berorientasi pada angka di timbangan. Kebutuhan nutrisi, kesehatan jantung, dan metabolisme juga perlu menjadi perhatian agar penurunan berat badan berlangsung sehat dan dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Dokter spesialis gizi klinik RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, dr. Oqti Rodia, mengatakan setiap orang memiliki kondisi tubuh dan kebutuhan nutrisi yang berbeda. Karena itu, program pengelolaan berat badan perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.

"Menurunkan berat badan sering kali dilakukan demi mendapatkan bentuk tubuh ideal. Namun, menjaga berat badan sebenarnya bukan hanya persoalan penampilan tetapi kesehatan menyeluruh," kata dr. Oqti dalam keterangannya di Tangerang, Selasa.

Menurut dia, menurunkan berat badan bukan sekadar membuat tubuh menjadi lebih kurus. Yang lebih penting adalah mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat sesuai kondisi tubuh.

Berat badan berlebih juga dapat berkaitan dengan sejumlah faktor risiko kardiometabolik. Karena itu, upaya menurunkan berat badan sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan atau hanya mengejar hasil dalam waktu singkat.

"Yang penting bukan hanya berapa kilogram berat badan yang turun, tetapi bagaimana prosesnya dilakukan secara sehat, terukur, dan dapat dipertahankan dalam jangka panjang," ujarnya.

Selain melalui pengaturan nutrisi, program pengelolaan berat badan dapat membantu seseorang membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat. Manfaatnya tidak hanya berkaitan dengan berat badan yang lebih terkontrol, tetapi juga mendukung kesehatan jantung dan metabolisme.

Program yang tepat juga diharapkan dapat membantu meningkatkan energi serta kepercayaan diri, terutama jika dilakukan dengan pendampingan tenaga profesional.

"Keinginan memiliki tubuh ideal merupakan hal yang wajar. Namun, kesehatan seharusnya tetap menjadi tujuan utama. Karena itu, body goals boleh, tetapi heart goals wajib," kata dr. Oqti.

Bagi masyarakat yang ingin menurunkan berat badan, khususnya mereka yang memiliki faktor risiko penyakit jantung atau kondisi medis tertentu, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu menentukan pendekatan yang sesuai.

Dr. Oqti menyebut RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita juga memiliki Poli Weight Management and Wellness Center. Layanan tersebut menggunakan pendekatan pengelolaan berat badan yang tidak hanya berfokus pada penampilan, tetapi juga kesehatan tubuh dan jantung.

"Ada Poli Weight Management and Wellness Center sebagai pendekatan pengelolaan berat badan yang tidak hanya berfokus pada penampilan, tetapi juga kesehatan tubuh dan jantung," pungkasnya. (*)

Editor : Putut Ariyo
kesehatan jantung penurunan berat badan metabolisme diet sehat nutrisi