batampos – Mata panda atau lingkaran hitam di bawah mata merupakan kondisi ketika kulit di area tersebut tampak lebih gelap dibandingkan bagian wajah lainnya. Warnanya dapat berupa biru, ungu, cokelat, atau hitam, bergantung pada warna kulit dan penyebabnya.
Kondisi ini dapat dialami siapa saja, tetapi lebih sering terlihat pada lansia, orang yang memiliki riwayat keluarga dengan kondisi serupa, serta orang dengan warna kulit lebih gelap.
Mata panda kerap dikaitkan dengan kurang tidur sehingga memperbaiki pola istirahat dianggap dapat mengatasinya. Padahal, ada berbagai faktor lain yang dapat membuat lingkaran hitam tetap terlihat meskipun seseorang sudah tidur cukup.
Melansir Cleveland Clinic, Rabu (14/10), berikut delapan penyebab mata panda yang perlu diketahui.
1. Kurang Tidur
Kurang tidur merupakan salah satu penyebab umum mata panda. Pola tidur yang buruk dapat membuat kulit di bawah mata tampak lebih pucat sehingga pembuluh darah di bawahnya lebih terlihat. Akibatnya, area tersebut tampak lebih gelap.
2. Faktor Genetik
Faktor genetik juga dapat menyebabkan lingkaran hitam di bawah mata. Jika kondisi ini dialami anggota keluarga, seseorang memiliki peluang lebih besar untuk mengalaminya.
Lingkaran hitam akibat faktor keturunan dapat terlihat sejak usia muda dan tidak selalu berkaitan dengan kebiasaan tidur. Karena itu, tidur yang cukup belum tentu menghilangkan mata panda.
3. Penuaan
Seiring bertambahnya usia, kulit di bawah mata dapat menjadi lebih tipis dan kendur. Akibatnya, pembuluh darah di bawah kulit lebih mudah terlihat sehingga area tersebut tampak lebih gelap.
Perubahan struktur jaringan di sekitar mata juga dapat membentuk cekungan di bawah mata. Cekungan ini menimbulkan bayangan yang membuat lingkaran hitam terlihat semakin jelas.
4. Dermatitis
Masalah kulit, seperti eksim dan dermatitis kontak, dapat memengaruhi tampilan area bawah mata. Kondisi tersebut bisa menyebabkan peradangan dan iritasi yang membuat kulit di sekitar mata tampak lebih gelap.
Rasa gatal juga dapat mendorong seseorang untuk menggaruk atau menggosok mata. Jika dilakukan berulang kali, kebiasaan tersebut berisiko memperburuk iritasi dan membuat lingkaran hitam semakin terlihat.
5. Kebiasaan Mengucek Mata
Mengucek mata terlalu sering dapat menyebabkan iritasi dan pembengkakan pada area sekitarnya. Tindakan ini juga berisiko merusak pembuluh darah kecil di bawah kulit.
Akibatnya, lingkaran hitam di bawah mata bisa terlihat semakin jelas. Oleh karena itu, hindari menggosok mata terlalu keras, terutama ketika terasa gatal atau mengalami iritasi.
6. Paparan Sinar Matahari
Paparan sinar matahari berlebihan dapat meningkatkan produksi melanin, yaitu pigmen yang memberikan warna pada kulit. Peningkatan melanin di area bawah mata dapat menyebabkan hiperpigmentasi sehingga kulit terlihat lebih gelap.
Untuk membantu mengurangi risiko tersebut, lindungi kulit dari paparan sinar matahari dengan menggunakan tabir surya yang sesuai dan kacamata hitam ketika beraktivitas di luar ruangan.
7. Dehidrasi
Kekurangan cairan dapat membuat kulit di bawah mata tampak kurang segar dan membuat lingkaran hitam lebih menonjol.
Untuk menjaga kondisi kulit, pastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi sesuai aktivitas dan kebutuhan masing-masing. Meski demikian, minum air yang cukup tidak selalu menghilangkan mata panda jika penyebabnya adalah faktor keturunan, penuaan, atau perubahan pigmen kulit.
8. Gaya Hidup Tidak Sehat
Gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, konsumsi alkohol berlebihan, dan stres berkepanjangan, dapat memperburuk tampilan mata panda.
Merokok dapat merusak kolagen dan elastin, yaitu protein yang berperan menjaga kekencangan kulit. Akibatnya, kulit lebih rentan mengalami penuaan dan perubahan tekstur.
Sementara itu, konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan dehidrasi dan memengaruhi pembuluh darah sehingga lingkaran hitam di bawah mata terlihat lebih jelas. Stres berkepanjangan juga dapat mengganggu pola tidur dan memengaruhi kesehatan kulit.
Cara Mengatasi Mata Panda
Mata panda dapat disamarkan dengan perawatan yang disesuaikan dengan penyebabnya. Melansir Mayo Clinic, beberapa langkah berikut dapat membantu mengurangi tampilan lingkaran hitam di bawah mata.
1. Kompres Area Bawah Mata
Mengompres area bawah mata menggunakan kain bersih yang dibasahi air dingin dapat membantu mengurangi pembengkakan dan membuat pembuluh darah yang terlihat jelas tampak kurang menonjol.
Lakukan dengan lembut dan hindari menempelkan es secara langsung pada kulit di sekitar mata.
2. Mencukupi Waktu Tidur
Tidur yang cukup dapat membantu mengurangi tampilan mata panda yang berkaitan dengan kelelahan. Namun, cara ini belum tentu menghilangkan lingkaran hitam akibat faktor keturunan, penuaan, atau perubahan pigmen kulit.
3. Menggunakan Tabir Surya
Paparan sinar matahari dapat meningkatkan produksi melanin dan membuat kulit di sekitar mata semakin gelap. Penggunaan tabir surya dengan SPF minimal 30 dapat membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet.
Pilih produk yang sesuai untuk kulit wajah dan aplikasikan dengan hati-hati agar tidak mengenai mata.
4. Menghindari Kebiasaan Mengucek Mata
Menggosok atau menggaruk mata secara berulang dapat menyebabkan iritasi dan memperburuk tampilan lingkaran hitam. Hindari kebiasaan tersebut, terutama ketika area mata terasa gatal.
Jika rasa gatal atau iritasi terus berulang, periksakan diri ke tenaga medis untuk mengetahui penyebabnya.
5. Mengurangi Konsumsi Alkohol dan Berhenti Merokok
Konsumsi alkohol berlebihan dan kebiasaan merokok dapat berdampak pada kesehatan kulit. Mengurangi konsumsi alkohol dan berhenti merokok merupakan langkah yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan kulit secara keseluruhan.
6. Menggunakan Produk Perawatan Khusus Mata
Produk perawatan area bawah mata dengan kandungan tertentu, seperti kafein, dapat membantu menyamarkan lingkaran hitam pada sebagian orang. Namun, efektivitas produk bergantung pada penyebab mata panda, formulasi, dan kondisi kulit masing-masing.
Gunakan produk sesuai petunjuk dan hentikan pemakaian jika timbul iritasi. Kulit di sekitar mata tergolong sensitif sehingga pemilihan produk perlu dilakukan dengan hati-hati.
7. Menangani Alergi atau Gangguan Kulit
Alergi, eksim, dan kondisi kulit tertentu dapat menyebabkan peradangan atau perubahan warna di sekitar mata. Menangani kondisi yang mendasarinya dengan bantuan tenaga medis dapat membantu mengurangi tampilan lingkaran hitam.
Mata panda dapat muncul karena berbagai faktor dan tidak selalu berkaitan dengan kurang tidur. Karena itu, mengenali penyebabnya penting agar perawatan yang dilakukan lebih tepat. Selain menjaga pola tidur, melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan menghindari kebiasaan mengucek mata juga dapat membantu menyamarkan lingkaran hitam di bawah mata. (*)
Editor : Cipi Ckandina