batampos- Masyarakat Desa Mensanak, Kecamatan Katang Bidare Kabupaten Lingga keluhkan persoalan Listrik PLN yang sering mati setiap bulannya di tempat mereka.
Matinya aliran listrik di Desa Mensanak dikarenakan ada kerusakan mesin PLTD yang sering terjadi setiap bulannya.
Hery, salah seorang warga Desa Mensanak saat dikonfirmasi Batampos mengatakan kekecewaan mereka terhadap pelayanan PLN yang diberikan kepada mereka.
"Kami merasa sangat kecewa dengan kondisi pelayanan listrik dari PLN yang setiap bulannya mati hidup dengan persoalan yang sama "mesin rusak".
Ditengah masyarakat Desa lainnya menikmati cahaya lampu dimalam hari karena pelayanan listrik bagus, kami bahkan seperti hidup di zaman 1990," ujar Heri, Jum'at (9/5).
Hery meminta kepada pihak PLN untuk memfasilitasi mesin PLTD yang baru agar persolan hidup-mati listrik di Desa mereka dapat terselesaikan.
"Jika masih menggunakan mesin yang ada, maka persoalan listrik di Desa kami tidak akan pernah terselesaikan. Kami berharap ada kebijakan dari PLN untuk mengganti dengan mesin yang baru," ungkapnya.
Hery menjelaskan, saat ini kami masyarakat Desa Mensanak sudah empat hari mengalami mati lampu karena mesin mengalami kerusakan.
"Sekarang sudah masuk hari ke empat mesin PLN di Desa kami dalam kondisi rusak dan kami tidak biasa menggunakan alat elektronik karena tidak ada aliran listrik, bahkan jaringan internet juga ikut hilang," pungkasnya.
Selanjutnya, Kepala UPP PLN Dabo Singkep, Jhon Frengki Simatupang, membenarkan bahwa di Desa Mensanak terjadi kerusakan mesin PLTD.
"Benar memang ada kerusakan yang terjadi pada mesin PLTD di Desa Mensanak. Saat ini petugas dilokasi masih melakukan perbaikan. Semoga malam ini bisa selesai," ujar Jhon.
Semoga permasalahan mesin PLN yang ada di Desa Mensanak dapat segera terselesaikan dan warga Desa Mensanak dapat menikmati layanan listrik sama dengan masyarakat Desa lainnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung