Akibatnya, seluruh pelayanan pemadaman kebakaran menggunakan unit tersebut untuk sementara dihentikan.
Hal ini berdasarkan surat edaran resmi yang dikeluarkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lingga beberapa waktu lalu.\
Komandan Regu (Danton) Damkar Wilayah Singkep, Ikmal Hakim, saat dikonfirmasi membenarkan kondisi tersebut dan menjelaskan bahwa proses perbaikan memerlukan waktu cukup lama, tergantung pada ketersediaan suku cadang.
“Kerusakan terjadi pada pompa oli mesin. Perbaikannya bisa memakan waktu satu minggu hingga satu bulan, itu pun kalau alatnya cepat sampai,” kata Ikmal saat dikonfirmasi, Sabtu (7/6).
Ikmal menambahkan bahwa pihaknya masih memiliki genset untuk kebutuhan operasional, namun penggunaannya sangat terbatas.
“Ada genset, namun tidak maksimal karena tidak bisa digunakan untuk semua kondisi kebakaran,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Damkar Dabo Singkep akan melakukan koordinasi dengan PDAM Tirta Lingga untuk memanfaatkan armada mobil tangki milik perusahaan air tersebut.
“Karena pihak PDAM memiliki mobil tangki, nanti akan kami koordinasikan untuk dukungan air jika ada kondisi darurat,” tuturnya.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama layanan Damkar dalam kondisi terbatas.
"Kita berharap perbaikan dapat segera dilakukan agar pelayanan kembali normal," katanya, mengakhiri. (*)
Editor : Tunggul Manurung