batampos- Sebuah kecelakaan tragis menimpa pasangan suami istri (Pasutri) dan satu orang anaknya yang masih balita (2) saat melintas di jalan Air Salak, Desa Batu Kacang, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga pada Senin, (9/6) malam, sekitar pukul 20.30 WIB.
Kecelakaan tragis ini melibatkan satu unit sepeda motor Yamaha Vrigo dengan nomor polisi BP 4986 LD warna merah yang dikendarai oleh Satria Maulana (31), warga Desa Sungai Raya, Singkep Barat, dengan membawa istri dan anaknya yang masih berusia 2 tahun.
Menurut kronologi kejadian, sepeda motor yang dikendarai Satria datang dari arah Singkep Barat menuju Dabo.
Namun naas, saat melintasi kawasan Air Salak, tiba-tiba seekor sapi keluar dari semak di sisi kiri jalan dan langsung menabrak sepeda motor dari arah samping.
Benturan hebat itu menyebabkan pengendara dan kedua penumpang terjatuh dan mengalami luka-luka.
Ketiganya langsung dilarikan ke RSUD Dabo Singkep menggunakan mobil ambulans dan dibantu warga sekitar yang menolong di lokasi kejadian.
Melalui Kepala Seksi Pelayanan Medis (Yanmed) RSUD Dabo Singkep, Riana Migawati, menjelaskan, hasil pemeriksaan medis kedua pasutri alami luka ringan, sedangkan anak balita (2) harus mendapatkan perawatan intensif.
"Untuk kedua orang tuanya hanya luka lecet dibagian tangan dan kaki, sementara dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dr. Teguh Nugroho, Sp.B., kepada anaknya yang berusia 2 tahun mengalami luka terbuka dibagian kepala dan mendapatkan 5 jahitan serta luka lecet dibagian wajah, tangan dan kaki," Ungkap Riana saat diwawancarai. Selasa, (10/6).
Selain itu, berdasarkan hasil rontgen terhadap balita (2) menunjukkan dugaan adanya retak pada tulang kepala bagian depan, tepatnya di lingkar mata sebelah kanan.
Saat ini balita tersebut masih dalam observasi intensif di RSUD Dabo sambil menunggu keputusan keluarga untuk dirujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas lanjutan.
Kedua orang tuanya telah diizinkan pulang, sementara anak mereka menjalani rawat inap.
Kapolres Lingga menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan atas kejadian ini dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Warga dihimbau untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalanan yang rawan hewan ternak berkeliaran.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Lingga yang disebabkan oleh hewan liar maupun ternak yang tidak diawasi oleh pemiliknya. (*)
Editor : Tunggul Manurung