Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Mengatasnamakan Kapolsek Senayang, Lingga, Penipu Berhasil Kelabui Pengusaha, Korban Rugi Rp75 Juta

Vatawari BP • Kamis, 7 Agustus 2025 | 14:46 WIB
Iptu Sarjono, Kapolsek Senayang
Iptu Sarjono, Kapolsek Senayang

batampos- Modus penipuan dengan mengatasnamakan orang atau pejabat kini kembali terjadi di kabupaten Lingga. Kali ini modus penipuan mengatasnamakan Kapolsek Senayang dengan menimbulkan kerugian sebesar Rp75.000.000.

Kejadian ini terjadi pada 30 Juli 2025. Adapun korban yang tertipu ini adalah inisial A, warga Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga.

Iptu Sarjono, Kapolsek Senayang yang namanya dicaplok oleh oknum penipu tersebut membenarkan terkait kejadian ini.

"Iya benar bang, kejadian ini terjadi pada 30 Juli 2025," ujar iptu Sarjono saat dikonfirmasi pada Kamis (7/8).

Iptu Sarjono menjelaskan kronologis kejadian ini bermula saat oknum yang mengatasnamakan dirinya menghubungi Kepala Desa Pulau Medang.

"Jadi, yang bersangkutan menelfon Kepala Desa Pulau Medang memperkenalkan diri bahwa yang bersangkutan adalah Kapolsek Baru yang akan bertugas di Senayang," jelas Iptu Sarjono.

Selanjutnya yang bersangkutan menanyakan siapa saja pengusaha di daerah tersebut yang royal. Karena percaya bahwa yang menghubunginya adalah Kapolsek Baru yang akan bertugas di situ, maka Kepala Desa memberikan nomor telepon A.

"Setelah mendapatkan nomor telepon A, oknum penipu tersebut langsung menghubungi A dan meminta transfer uang sebesar Rp75.000.000 untuk istrinya dengan alasan saat ini BRI Link sedang gangguan," tambah Iptu Sarjono.

A mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki uang sebanyak itu, kemudian oknum penipu mengarahkan A untuk meminta kepada anaknya.

"Karena yakin bahwa itu Kapolsek yang meminta bantuan, akhirnya A menghubungi anaknya yang berada di Kota Batam dan Jakarta untuk mentransfer uang tersebut," ungkap Iptu Sarjono.

Karena anaknya A yang berada di Kota Batam tidak memiliki uang sebanyak itu, akhirnya anaknya yang di Jakarta yang mentransfer uang tersebut ke rekening yang diberikan oleh oknum pelaku.

"Sebelumnya anak A yang berada di Jakarta sempat ragu, namun karena sedikit didesak dan diyakini oleh ayahnya dan adinya yang di Batam akhirnya dengan berat hati mentransfer uang tersebut," pungkasnya.

Iptu Sarjono mengungkapkan setelah uang di transfer dan bukti pengiriman sudah diberikan, nomor oknum penipu yang mengaku tidak aktif lagi hingga hari ini.

Karena merasa ditipu, A dan anaknya melaporkan hal ini ke Polres Metro Jakarta Barat untuk menindak lanjuti terkait permasalahan ini.

"Kami dari Polsek Senayang dan Polres Lingga juga tetap melakukan penyelidikan terkait hal ini karena menyangkut nama Kapolsek Senayang dan Polres Lingga," imbuh IPTU Sarjono.

Iptu Sarjono menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya dengan nomor baru yang mengatasnamakan dirinya dengan alasan apapun.

"Kejadian ini sudah sering terjadi setiap kali ada pergantian Kapolsek Baru. Saya baru dipindah tugaskan menjadi Kapolsek Senayang pada 3 Juli 2025, namun nama saya sudah di gunakan orang yang tidak bertanggung jawab untuk menjalankan aksi penipuan," terang Iptu Sarjono.

Jika ada yang menghubungi dengan mengatasnamakan Kapolsek maupun pejabat yang lain harap segera konfirmasi atau lapor ke petugas terdekat. (*)

 

Editor : Tunggul Manurung
#penipuan