Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Hujan, Batu Miring di Jalan Bukit Kapitan, Lingga Ambruk

Vatawari BP • Jumat, 29 Agustus 2025 | 13:00 WIB
Batu miring yang roboh di Jalan Bukit Kapitan, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kamis (28/8).
Batu miring yang roboh di Jalan Bukit Kapitan, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kamis (28/8).

batampos- Hujan deras yang beberapa hari belakangan ini mengguyur Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga menjadikan salah satu batu miring yang menjadi penopang tanah dan jalan di Bukit Kapitan menjadi ambruk. Ambruknya baru miring tersebut dikarenakan aliran air yang deras mengakibatkan tanah tergerus sehingga pondasi dudukan batu miring menjadi patah dan roboh.

Abeng, salah satu warga Bukit Kapitan mengatakan bahwa robohnya batu miring tersebut dikarenakan karena hujan deras yang beberapa hari belakangan ini mengguyur Kecamatan Singkep.

"Iya bang, pada hari Senin 25 Agustus 2025 setelah banjir surut batu miring tersebut juga ikut roboh. Hal ini mungkin pada saat banjir kemarin aliran air tersebut mengukir tanah pada pondasi batu miring itu," ujar Abeng saat dikonfirmasi pada Kamis (28/8).

Abeng menjelaskan bahwa pembangunan batu miring tersebut dikerjakan oleh warga setempat yang mendapatkan bantuan dari salah seorang anggota Dewan.

"Kemarin warga sekitar yang mengerjakan pembuatan batu miring tersebut dengan anggaran seadanya bang, pembangunan batu miring tersebut hanya bersifat sementara sambil menunggu bantuan dari pemerintah daerah," jelas Abeng.

Selanjutnya, Yusdiandri selaku Kepala Dinas PUTR Kabupaten Lingga merespon baik terhadap robohnya batu miring yang terjadi di jalan Bukit Kapitan tersebut.

"Setau saya itu bukan yang dikerjakan oleh PUTR Lingga. Tapi, kita tetap akan turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Kemungkinan di tahun 2026 nanti baru akan kita kerjakan untuk pemasangan batu miring kembali," ungkap Yusdiandri.

Hal ini akan disejalankan dengan perbaikan pada hilirisasi sungai yang ada di Kelurahan Sungai Lumpur yang diakibatkan oleh banjir. (*)

 

 

Editor : Tunggul Manurung
#Batu Miring