Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Gaya Hidup dan Pola Makan jadi Sebab Hipertensi dan Diabetes, 11.487 Warga Lingga Terkena Hipertensi

Vatawari BP • Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:15 WIB

ILUSTRASI masyarakat saat melakukan pemeriksaan rutin Hipertensi dan Diabetes Melitus di Puskesmas Dabo Lama. F. Vatawari/BATAM POS
ILUSTRASI masyarakat saat melakukan pemeriksaan rutin Hipertensi dan Diabetes Melitus di Puskesmas Dabo Lama. F. Vatawari/BATAM POS

Batampos - Dinas Kesehatan  Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Lingga mencatat, Hipertensi dan Diabetes melitus menduduki peringkat teratas yang diderita masyarakat Kabupaten Lingga sepanjang 2025.

Hasil rekapitulasi data dari masing-masing RSUD dan Puskesmas mencatat, sebanyak 11.487 jumlah penderita Hipertensi dan 7.341 jumlah penderita Diabetes Melitus yang dialami masyarakat Kabupaten Lingga.

Eny Rozanty, Kasi Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes PPKB Lingga mengatakan, Hipertensi dan Diabetes Melitus disebabkan pola hidup yang tidak sehat dan istirahat yang tidak teratur serta penyakit bawaan (gen) dari orang tua.

"Untuk Hipertensi dan Diabetes Melitus itu biasanya dari pola makan dan pola istirahat yang tidak baik. Contohnya, jika sudah jam 20.00 WIB masih mengkonsumsi makanan-makanan yang tinggi glukosa akan mengakibatkan Diabetes Melitus," jelas Eny, Jumat (9/1/2026).

Baca Juga: Anggota DPRD Kritisi Pengelolaan Parkir di Area Pelabuhan Domestik, Pemda Karimun Janji Evaluasi Total

Eny menyampaikan, jika pasien sudah positif terkena Hipertensi dan Diabetes Melitus, maka tidak bisa hilang total. Hanya saja, petugas medis dan dokter memberi resep obat dan edukasi untuk menstabilkan tekanan darah dan kandungan gula dalam darah.

"Hipertensi dan Diabetes Melitus ini tidak bisa sembuh total, hanya bisa distabilkan saja dengan mengkonsumsi obat serta menjaga pola hidup," ungkapnya.

Eny menambahkan, dampak terburuk dari dua penyakit ini juga sangat serius jika penderita tidak menjaga pola hidup dengan baik.

Baca Juga: Ancaman Semakin Nyata, Ada 1 Remaja Penderita Diabetes Ekstrem di Batam  

"Hipertensi dan Diabetes Melitus ini bisa mengakibatkan komplikasi penyakit dalam tubuh. Untuk diabetes sendiri bisa sampai kepada tahap amputasi jika sudah parah dan hipertensi bisa sampai kepada tahap Stroke," tegasnya. 

Eny menghimbau kepada masyarakat yang sudah positif menderita penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus untuk rutin melakukan pengecekan di Puskesmas maukun RSUD setiap bulannya.

"Jangan lupa untuk melakukan pengecekkan tekanan darah dan kadar gula setiap bulannya di Puskesmas atau RSUD," ujarnya.

Eny juga menegaskan kepada masyarakat yang tidak menderita Hipertensi dan Diabetes Melitus untuk selalu menjaga pola makan dan hidup yang sehat karena penyakit ini tidak memandang usia.

"Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Menjaga pola makan dan hidup yang sehat adalah kunci utama," tutupnya. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#lingga #kesehatan #hipertensi #penderita diabetes