Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Hujan Setelah Kemarau Panjang, Masyarakt Sediakan Wadah Untuk Menampung Air Hujan

Vatawari BP • Kamis, 19 Februari 2026 | 20:00 WIB
Warga saat menampung air hujan untuk kebutuhan sehari-hari, Selasa (17/2/2026). F. Vatawari/BATAM POS
Warga saat menampung air hujan untuk kebutuhan sehari-hari, Selasa (17/2/2026). F. Vatawari/BATAM POS

Batampos - Langit Dabo Singkep, Kabupaten Lingga akhirnya menurunkan hujan. Sekian lama kemarau melanda wilayah Kabupaten Lingga, akhirnya pada hari ini butiran hujan turun cukup deras membasahi tanah yang sudah lama kering dan gersang.

Diketahui, beberapa daerah di wilayah Kabupaten Lingga selama musim kemarau melanda, sumber air sudah mulai mengering yang mengakibatkan masyarakat sulit untuk mendapatkan air bersih. Dengan turunnya hujan ini seolah menjadi jawaban atas doa yang mereka panjatkan kepada Tuhan yang maha esa.

Doni, salah satu warga Dabo yang kesehariannya mendapatkan sumber air bersih dari sumur miliknya merasa sangat bersyukur karena dari malam hingga siang hari langit Dabo Singkep menurunkan butiran air hujan yang cukup deras. Memanfaatkan momen tersebut, Doni mengumpulkan wadah besar yang dapat menampung air hujan dengan jumlah yang banyak.

"Alhamdulillah akhirnya hujan turun. Saya juga memanfaatkan momen ini untuk menampung air hujan menggunakan wadah yang ada. Apalagi sekarang kita sudah berada di bulan Ramadhan. Setidaknya air hujan ini dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Doni saat dikonfirmasi pada Kamis (19/2/2026).

Doni menambahkan, meskipun air untuk kebutuhan memasak biasanya diambil dari pergi umum, namun untuk kebutuhan mencuci dan mandi biasanya menggunakan sumur pribadi. Tetapi, karena musim kemarau berkepanjangan sumur pribadi juga ikut kering.

"Makanya saya menampung air hujan ini untuk kebutuhan mencuci dan lainnya. Kalau untuk masak saya tetap ambil di perigi umum, tidak bisa ambil banyak karena digunakan untuk orang ramai," tambahnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Madi yang kesehariannya bekerja sebagai petani sayuran. Hujan ini seolah menjadi harapan baru bagi dirinya agar sayuran yang ia tanam dapat tumbuh subur.

"Saya sangat berharap agar musim kemarau ini segera berakhir. Jika musim kemarau ini terus berlanjut banyak tanaman yang kering dan mati. Apalagi saya bertani menggunakan curah hujan sebagai bantuan untuk sumber air bagi tanaman," ujar Madi.

Semoga hujan yang turun ini menjadi tanda musim kemarau akan segera berakhir. Apalagi beberapa waktu ini sering terjadi kebakaran hutan dan lahan kebun.

"Dengan turunnya hujan hari ini semoga menjadi awal musim kemarau berkahir. Mengingat saat ini sudah bulan Ramadhan, seharusnya saya sudah mulai menanam sayuran baru agar menjelang Idul Fitri sudah panen untuk kebutuhan lebaran," ungkapnya. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#lingga #air hujan #musim kemarau