Batampos - Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad meresmikan pelabuhan Hight Density Polyethylene (HDPE) atau pelabuhan terapung di Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga. Acara peresmian ini dilaksanakan pada Senin sore (23/2).
Gubernur Kepri menjelaskan, pembangunan pelabuhan terapung ini merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi untuk menjawab aspirasi dari masyarakat. Pelabuhan terapung ini dibangun menggunakan anggaran tahun 2025 di Dinas Perhubungan provinsi Kepri.
"Alhamdulillah, hari ini pelabuhan terapung atau pelabuhan HDPE sudah kita resmikan. Pelabuhan ini dibangun menggunakan anggaran tahun 2025 dan pengerjaan sudah selai akhir tahun 2025 kemarin. Namun, karena saat ini baru dapat berkunjung makanya baru bisa diresmikan," ujar Ansar, Senin (23/2/2026).
Ansar menjelaskan, pembangunan pelabuhan terapung ini disejalankan dengan pemeliharaan pelabuhan terapung yang berada di Daik Lingga. Untuk jumlah anggaran yang digunakan sekitar Rp2,7 milliar.
Ansar berharap, keberadaan pelabuhan terapung ini dapat membantu kelancaran aktivitas di pelabuhan jagoh. Dengan jenis pelabuhan yang fleksibel mengikuti pasang surut air laut, dapat mempermudah kapal untuk melakukan bongkar muat penumpang.
"Kita akan terus mengembangkan pelabuhan trapung ini di setiap Daerah. Hal ini dikarenakan pelabuhan terapung ini fleksibel mengikuti pasang surut air laut," ungkapnya.
Gubernur Ansar menambahkan, untuk pelabuhan yang berada di Dabo Singkep, pemerintah provinsi melalui Dishub Provinsi Kepri akan segera menurunkan tim guna melakukan verifikasi dan pengecekan.
"Jika memang dari hasil verifikasi dan pengecekan dinyatakan harus segera diperbaiki, maka akan kita anggarkan untuk perbaikan," pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak