Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Anggaran BBM Terbatas, 4 Unit Bus Sekolah Berhenti Beroperasi di Singkep

Vatawari BP • Senin, 9 Maret 2026 | 16:30 WIB

Bus Sekolah Kecamatan Singkep saat parkir di kantor Kecamatan Singkep, Senin (9/3). F. Vatawari/BATAM POS
Bus Sekolah Kecamatan Singkep saat parkir di kantor Kecamatan Singkep, Senin (9/3). F. Vatawari/BATAM POS

Batampos - Empat unit bus sekolah milik Pemerintah Kecamatan Singkep berhenti beroperasi karena ketiadaan supir dan anggaran operasional yang terbatas.

Camat Singkep, Agustiar, mengatakan, untuk anggaran bahan bakar yang tersedia saat ini sangat terbatas. Ketersediaan anggaran hanya bisa digunakan untuk memanaskan mesin secara berkala agar kendaraan tetap terawat.

"Mesin bus dipanaskan dua hari sekali untuk mencegah kerusakan. Langkah itu dilakukan agar kendaraan tetap siap digunakan jika anggaran dan sopir sudah tersedia," ujar Agustiar, Senin (9/3/2026)

Sebelumnya, sopir bus sekolah tersebut dioperasikan oleh tenaga harian lepas. Namun sebagian besar sopir kini telah diangkat menjadi PPPK dan tidak lagi bertugas di Kecamatan Singkep.

"Hingga saat ini kami belum ada pengganti yang dapat mengemudikan bus tersebut. Kondisi ini membuat seluruh bus sementara tidak dijalankan," ujarnya.

Agustiar menjelaskan, jika hanya satu bus yang dioperasikan, dikhawatirkan menimbulkan kecemburuan di masyarakat. Karena itu diputuskan sementara seluruh bus tidak beroperasi.

Dia pun membuka peluang jika komite sekolah atau pemerintah desa ingin mengelola bus tersebut. Namun hal itu perlu kesiapan dari desa maupun orang tua murid, termasuk terkait operasional.

"Kita kasi peluang jika pihak Desa maupun Komite ingin mengelola bus tersebut, tentunya perlu kesiapan operasional," tuturnya.

Ia juga menyebut kondisi ini tidak terlepas dari defisit anggaran daerah. Sejumlah anggaran harus digeser agar kegiatan pelayanan di kantor kecamatan tetap berjalan.

Pemerintah kecamatan meminta para orang tua murid untuk bersabar. Diharapkan kondisi keuangan daerah ke depan membaik sehingga layanan transportasi sekolah dapat kembali dioperasikan. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#lingga #Bus Sekolah Lingga #bus sekolah