Dinsos Lingga Targetkan Amdal dan Pembersihan Lahan Sekolah Rakyat Rampung Dalam Dua Bulan

Vatawari BP • Dipublikasikan Senin, 6 April 2026 | 18:30 WIB
DINSOS PPA Lingga bersama tim satker Kementrian PU Provinsi Kepri saat rapat melalui zoom meeting membahas pembangunan Sekolah Rakyat di Lingga. F. Arif untuk BATAM POS
DINSOS PPA Lingga bersama tim satker Kementrian PU Provinsi Kepri saat rapat melalui zoom meeting membahas pembangunan Sekolah Rakyat di Lingga. F. Arif untuk BATAM POS

Batampos - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Dinsos PPA) Kabupaten Lingga menargetkan administrasi AMDAL dan pembersihan lahan untuk Sekolah Rakyat (SR) selesai  akhir Juni 2026 mendatang.

Kepala Dinsos PPA Kabupaten Lingga, Muhammad Arif mengatakan, berdasarkan hasil rapat dengan Satuan Kerja (Satker) Kementrian PU Provinsi Kepulauan Riau, progres pembangunan sekolah rakyat di Kabupaten Lingga tinggal pada tahapan pengurusan AMDAL dan pembersihan lahan.

"Dari tim satker Kementrian PU Provinsi Kepri memberi batas waktu terkahir pada Juni 2026," ujar Arif, Senin (6/4/2026).

Selain pengurusan AMDAL dan pembersihan lahan, pihak Dinsos PPA Lingga juga memperhatikan untuk akses lalulintas di sekolah rakyat nantinya.

Baca Juga: Beroperasi di Gedung Baru, Ups! Bupati Temukan RSUD Tarempa Kotor

Arif menambahkan, pasokan air bersih dan listrik juga menjadi perhatian khusus dalam pembangunan sekolah rakyat. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) untuk ketersediaan pasokan air bersih di Sekolah Rakyat.

"Untuk saat ini masyarakat mendapatkan sumber air bersih dari Pansimas. Kedepannya jika sekolah rakyat sudah dibangun dan pasokan air yang ada tidak mencukupi, rencananya akan dibangun sumur dangkal," tambahnya.

Ia menjelaskan, awalnya direncanakan untuk pembuatan sumur bor. Namun, karena letak geografis lokasi sekolah rakyat sangat dekat dengan laut maka diganti dengan pembuatan sumur dangkal.

Sedangkan pasokan listrik untuk di sekolah rakyat dibutuhkan sekitar 460 KPA. Kami nanti akan mengirimkan surat kepada pihak PLN untuk meminta dukungan penuh.

"Saat ini kami sedang mempersiapkan surat untuk meminta dukungan penuh kepada pihak PLN agar pasokan listrik di sekolah rakyat nantinya dapat terpenuhi," pungkasnya. (*)

 

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
Dinsos PPA Kabupaten Lingga Kajian AMDAL Lahan Sekolah Rakyat