batampos — Meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten Lingga membuat personel gabungan harus bekerja ekstra keras memadamkan api. Untuk memastikan keselamatan petugas, Dinas Kesehatan (Dinkes) Lingga bersama seluruh Puskesmas melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap personel yang terlibat dalam pemadaman.
Petugas gabungan dari TNI-Polri, pemadam kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lingga selama beberapa pekan terakhir berjibaku memadamkan sejumlah titik karhutla.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan setiap personel yang diterjunkan ke lokasi kebakaran berada dalam kondisi sehat dan bugar. Langkah tersebut juga untuk mencegah risiko kesehatan akibat paparan asap dan kondisi lingkungan di lokasi kebakaran.
Kepala Dinas Kesehatan Lingga melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Wirawan Trisna, mengatakan pemeriksaan dilakukan bekerja sama dengan seluruh Puskesmas di Kabupaten Lingga.
“Untuk sementara, secara teknis seluruh petugas tim gabungan pemadam kebakaran akan datang ke Puskesmas untuk melakukan pengecekan kesehatan,” ujar Wirawan, Senin (14/9).
Menurutnya, pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing personel sebelum diterjunkan ke lokasi karhutla.
Jika ditemukan petugas yang memiliki penyakit bawaan atau kondisi kesehatan tertentu, seperti asma yang sensitif terhadap debu dan asap, petugas tersebut tidak direkomendasikan untuk mengikuti kegiatan pemadaman.
“Kalau memang petugas itu tidak sehat secara jasmani, hasil pemeriksaan akan kami laporkan kepada ketua tim gabungan. Kami tidak merekomendasikan untuk ikut memadamkan api karena akan berbahaya bagi petugas itu sendiri,” jelasnya.
Selain memeriksa personel pemadam, Dinkes Lingga juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah selama kondisi kabut asap masih terjadi.
Paparan asap kebakaran dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
“Jika memang harus keluar rumah, pastikan menggunakan masker dengan baik dan benar,” pungkas Wirawan. (*)
Editor : Jamil Qasim