batampos – Kepolisian Resor (Polres) Lingga memperkuat edukasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah tingginya potensi kebakaran di sejumlah wilayah. Patroli dialogis dan sambang desa dimanfaatkan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
Kapolres Lingga AKBP Ahmad Andi Suryadi mengatakan, kegiatan terbaru dilaksanakan di Desa Marok Tua, Sabtu (3/10). Kegiatan tersebut dipimpinnya langsung dan diikuti sejumlah tokoh masyarakat serta perangkat desa.
“Pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Dengan bersama-sama menjaga lingkungan, potensi kebakaran dapat kita cegah sejak dini,” kata Ahmad.
Menurut dia, membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar berisiko membuat api cepat meluas. Kondisi tersebut dapat mengancam kawasan perkebunan, hutan hingga permukiman warga.
Karena itu, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai warga, pemilik lahan hingga perangkat desa.
Edukasi tersebut dinilai penting karena luas lahan yang terbakar di Lingga mencapai ratusan hektare sejak Agustus hingga September 2026. Penanganan karhutla di sejumlah wilayah bahkan mendapat dukungan personel Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kepri.
Dalam kegiatan sambang, Ahmad juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran.
Laporan dapat disampaikan kepada kepolisian, pemerintah desa atau petugas terkait agar penanganan bisa dilakukan sedini mungkin sebelum api meluas.
Selain membahas karhutla, Kapolres Lingga turut menyerap informasi dan masukan masyarakat mengenai kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Desa Marok Tua.
Kegiatan patroli dialogis juga dilanjutkan dengan menyusuri sejumlah wilayah di Kecamatan Singkep Barat.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BPD Marok Tua Rismawati, Ketua RW 002 Desa Marok Tua Jaelani, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Ahmad mengatakan, patroli dialogis dan sambang desa akan dilakukan secara berkala di wilayah hukum Polres Lingga dan jajaran.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan langsung apa yang menjadi perhatian warga serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Lingga,” ujarnya. (*)
Editor : M Tahang