Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Mengapa Minum Kopi Tidak Membuat Ngantuk? Ini Penjelasannya

Ichwanul Fazmi • Jumat, 29 November 2024 | 08:20 WIB

Ilustrasi. Minum kopi dapat menimbulkan efek bagi tubuh yakni menghilangkan kantuk.
Ilustrasi. Minum kopi dapat menimbulkan efek bagi tubuh yakni menghilangkan kantuk.
batampos - Kopi adalah minuman favorit banyak orang yang terkenal dengan kandungan kafeinnya. Sebagai stimulan alami, kafein sering diandalkan untuk meningkatkan energi dan mengurangi rasa kantuk.

Namun, pada beberapa orang, efek kopi justru tidak seperti yang diharapkan. Mereka tetap merasa lelah atau mengantuk meskipun sudah meminum kopi. Mengapa hal ini bisa terjadi?

  1. Toleransi terhadap Kafein

Jika Anda sering mengonsumsi kopi, tubuh Anda mungkin telah mengembangkan toleransi terhadap kafein. Kafein bekerja dengan menghalangi reseptor adenosin di otak, yaitu senyawa yang menyebabkan rasa kantuk. Namun, dengan konsumsi rutin, tubuh Anda dapat memproduksi lebih banyak reseptor adenosin. Akibatnya, kafein menjadi kurang efektif dalam menekan rasa kantuk.

  1. Waktu dan Pola Konsumsi

Minum kopi terlalu sering atau terlalu dekat dengan waktu tidur dapat mengganggu siklus tidur alami. Kualitas tidur yang buruk akibat konsumsi kafein berlebihan dapat membuat Anda tetap merasa lelah meskipun sudah meminumnya. Selain itu, efek kafein pada tubuh juga bisa berbeda-beda berdasarkan waktu konsumsi dan metabolisme individu.

  1. Faktor Genetik

Metabolisme kafein dipengaruhi oleh genetik. Beberapa orang memiliki gen yang membuat mereka memetabolisme kafein lebih cepat, sehingga efeknya tidak bertahan lama. Sebaliknya, ada juga yang sangat sensitif terhadap kafein. Jika Anda termasuk yang cepat memetabolisme kafein, kopi mungkin tidak memberi efek yang signifikan dalam mengusir kantuk.

  1. Kondisi Tubuh

Jika tubuh Anda benar-benar kelelahan atau kurang tidur, kopi mungkin hanya memberikan sedikit efek. Kelelahan berat bisa mengatasi efek stimulan kafein. Dalam kondisi ini, istirahat yang cukup lebih dibutuhkan dibandingkan konsumsi kopi.

  1. Pilihan Minuman Kopi

Tidak semua jenis kopi mengandung kadar kafein yang sama. Kopi dengan tambahan susu, gula, atau bahan lain mungkin memiliki kandungan kafein lebih rendah. Hal ini dapat mengurangi efek stimulan kopi.

Minum kopi tidak selalu menjamin seseorang terhindar dari rasa kantuk. Faktor toleransi, genetik, waktu konsumsi, kondisi tubuh, hingga jenis kopi yang diminum dapat memengaruhi efektivitas kopi dalam mengusir rasa kantuk. (*)

Editor : Ichwanul Fazmi
#minum kopi