Chahaya Simanjuntak• Sabtu, 30 November 2024 | 06:15 WIB
ILUSTRASI terapi stroke.
batampos - Stroke adalah kondisi medis serius dengan lumpuhnya setengah badan dan otak yang terjadi ketika suplai darah ke otak terganggu. Umumnya penyakit ini terjadi akibat, penyumbatan (stroke iskemik) maupun pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).
Dalam proses penangannya, stroke tidak boleh dibiarkan. Waktu begitu penting dalam penanganan penyakit ini.
Jika Anda mencurigai seseorang mengalami gejala stroke, Mayo Clinic merekomendasikan agar menggunakan metode FAST untuk mengenali tanda-tandanya. Apa itu metode FAST?
F (Face): Perhatikan apakah wajah terlihat melorot di salah satu sisi.
A (Arms): Minta mereka mengangkat kedua tangan. Apakah salah satu tangan turun? Apakah mereka mampu mengangkatnya?
S (Speech): Periksa apakah mereka bisa berbicara dengan jelas atau berbicara cadel.
T (Time): Jika salah satu tanda terlihat, segera hubungi layanan darurat kesehatan atau segera bawa ke rumah sakit.
Mencegah stroke lebih baik daripada mengobatinya. Berikut adalah langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan:
Kontrol tekanan darah: Tekanan darah tinggi adalah salah satu penyebab utama stroke.
Kelola kolesterol: Kolesterol tinggi dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.
Hindari merokok: Rokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko stroke.
Olahraga teratur: Aktivitas fisik dapat meningkatkan kesehatan pembuluh darah dan mengurangi risiko stroke.
Pola makan sehat: Konsumsi makanan yang kaya serat, rendah garam, dan lemak jenuh.
Stroke bisa datang tanpa peringatan, tetapi mengenali tanda-tanda awalnya, termasuk gejala yang tidak biasa, dapat menyelamatkan nyawa. Jangan abaikan gejalanya, dan segera dapatkan pertolongan medis karena setiap detik sangat berharga bagi hidup penderitanya. (*)