Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Bahaya Tepung Apabila Dikonsumsi Setiap Hari

Chahaya Simanjuntak • Jumat, 7 Februari 2025 | 18:05 WIB
ILUSTRASI tepung.
ILUSTRASI tepung.

Batampos - Tepung adalah bahan dasar yang sering digunakan dalam berbagai jenis makanan, seperti roti, kue, mie, dan bahkan dalam makanan tradisional. Tepung yang paling umum digunakan adalah tepung terigu, meskipun ada pula jenis tepung lainnya seperti tepung jagung, tepung beras, dan tepung singkong.

Meskipun tepung memberikan rasa dan tekstur pada makanan, mengonsumsinya setiap hari, terutama dalam jumlah berlebihan, dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Apa saja bahaya tepung bagi kesehatan apabila dikonsumsi setiap hari? Berikut ulasannya seperti dikutip dari American Heart Association (AHA):

1. Meningkatkan Risiko Obesitas
Tepung, terutama tepung terigu yang digunakan dalam pembuatan roti dan kue, mengandung karbohidrat dalam jumlah tinggi. Karbohidrat ini, jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup, dapat diubah menjadi lemak oleh tubuh. Mengonsumsi tepung secara berlebihan dapat menyebabkan penumpukan kalori yang berlebih, yang berisiko memicu obesitas yang memicu penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan hipertensi.

2. Meningkatkan Kadar Gula Darah
Tepung terigu, terutama yang tidak mengandung serat (seperti tepung halus), memiliki indeks glikemik yang tinggi. Ini berarti setelah dikonsumsi, tepung dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang cepat. Lonjakan gula darah ini akan diikuti dengan penurunan yang cepat, yang dapat menyebabkan rasa lapar kembali dalam waktu singkat. Jika hal ini terjadi secara terus-menerus, tubuh akan berisiko mengalami resistensi insulin, yang pada akhirnya dapat berujung pada diabetes tipe 2.

3. Gangguan Pencernaan
Konsumsi tepung yang terbuat dari gandum olahan dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti sembelit atau gangguan perut lainnya. Pada beberapa orang yang sensitif terhadap gluten, kandungan gluten dalam tepung gandum juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan yang lebih serius, seperti sindrom iritasi usus besar (IBS) atau penyakit celiac.

4. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung
Konsumsi tepung yang berlebihan, terutama yang mengandung banyak karbohidrat olahan, dapat meningkatkan kadar trigliserida dalam darah. Kadar trigliserida yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung. Selain itu, tepung yang berasal dari gandum olahan cenderung rendah akan kandungan gizi lainnya, seperti vitamin, mineral, dan serat, yang penting untuk menjaga kesehatan jantung.

5. Kekurangan Nutrisi Penting
Ketika seseorang mengonsumsi tepung dalam jumlah berlebihan, mereka cenderung mengurangi konsumsi makanan lain yang lebih bergizi, seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh. Akibatnya, tubuh bisa kekurangan nutrisi penting, seperti vitamin, mineral, dan antioksidan. Kekurangan nutrisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penurunan daya tahan tubuh, kelelahan, dan gangguan fungsi tubuh secara umum. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#kesehatan #Bahaya Tepung #tepung #makanan #Penyakit Disebabkan Tepung