Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Sejarah Ramalan Cuaca: Bagaimana Manusia Zaman Dulu Memprediksi Datangnya Hujan?

Chahaya Simanjuntak • Kamis, 20 Maret 2025 | 20:15 WIB

ILUSTRASI. Suasana alam setelah hujan, dimana tanah mengeluarkan aroma has atau petrichor.
ILUSTRASI. Suasana alam setelah hujan, dimana tanah mengeluarkan aroma has atau petrichor.

Batampos - Ramalan cuaca merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia sejak zaman kuno. Sebelum adanya teknologi modern seperti satelit dan radar cuaca, manusia mengandalkan pengamatan alam dan metode tradisional untuk memprediksi hujan. Bagaimana mereka melakukannya? Berikut sejarah singkat dan metode yang digunakan oleh manusia zaman dulu dalam meramal cuaca.

1. Pengamatan Awan dan Langit

Sejak ribuan tahun lalu, manusia memperhatikan bentuk dan pergerakan awan sebagai indikator cuaca. Menurut Royal Meteorological Society, awan gelap yang menggumpal rendah biasanya menandakan hujan akan segera turun. Pola warna langit saat matahari terbit dan terbenam juga dijadikan patokan, seperti pepatah kuno yang mengatakan: "Red sky at night, sailors’ delight; red sky in the morning, sailors take warning".

2. Perilaku Hewan sebagai Pertanda Hujan

Hewan sering kali menunjukkan perilaku unik sebelum hujan turun. Studi dari International Journal of Biometeorologymenunjukkan bahwa burung terbang lebih rendah sebelum hujan karena perubahan tekanan udara. Semut juga diketahui membangun sarangnya lebih tinggi saat musim hujan mendekat untuk menghindari banjir.

3. Ramalan Cuaca Berdasarkan Angin dan Kelembapan Udara

Masyarakat kuno, terutama para pelaut dan petani, mengamati arah angin untuk memperkirakan hujan. Dalam Chinese Meteorological History, disebutkan bahwa angin yang bertiup dari arah laut biasanya membawa hujan, sementara udara yang terasa lebih lembap di pagi hari sering menandakan cuaca buruk akan datang.

4. Penggunaan Kalender dan Tradisi Leluhur

Peradaban kuno seperti Mesir dan Maya menggunakan kalender berbasis pergerakan matahari dan bulan untuk memprediksi musim hujan. Menurut Cambridge Archaeological Journal, mereka mencatat pola cuaca dari tahun ke tahun dan menggunakannya untuk menentukan waktu bercocok tanam.

5. Alat Tradisional untuk Meramal Hujan

Sebelum termometer dan barometer ditemukan, manusia menggunakan metode sederhana seperti:

Editor : Chahaya Simanjuntak
#ramalan cuaca #hujan #sejarah