Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Jangan Tertukar, Ini Perbedaan Super New Moon, Supermoon, dan Micro Moon

Chahaya Simanjuntak • Jumat, 11 April 2025 | 13:55 WIB

Supermoon atau bulan purnama penuh yang tampak di langit Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. Fenomena langit Supermoon merupakan keadaan bulan penuh ketika bulan berada dalam posisi terdekatnya dengan Bumi.
Supermoon atau bulan purnama penuh yang tampak di langit Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. Fenomena langit Supermoon merupakan keadaan bulan penuh ketika bulan berada dalam posisi terdekatnya dengan Bumi.

Batampos - Dalam dunia astronomi, fenomena bulan selalu menarik perhatian. Namun, tidak sedikit orang yang masih bingung membedakan antara SupermoonSuper New Moon, dan Micro Moon. Ketiganya memang terkait dengan jarak bulan dari Bumi, tapi memiliki karakteristik yang berbeda.

Yuk pahami perbedaan ketiganya seperti dikutip dari Space, agar tidak tertukar lagi.

1. Supermoon: Bulan Purnama yang Tampak Lebih Besar dan Terang

Supermoon. Istilah populer yang digunakan untuk bulan purnama yang terjadi saat bulan berada pada titik terdekatnya dengan Bumi (disebut perigee). Karena jaraknya lebih dekat, bulan tampak lebih besar dan lebih terang dari biasanya jika diamati dari Bumi. Jarak bulan ke Bumi saat Supermoon bisa mencapai sekitar 356.000 km.

Supermoon bisa diamati langsung dengan mata telanjang dan biasanya menjadi momen favorit untuk fotografi malam.Supermoon tahun ini akan terjadi 13 Oktober 2025.

2. Super New Moon: Bulan Baru yang Tak Terlihat tapi Kuat Dampaknya

Berbeda dari Supermoon, Super New Moon terjadi saat bulan baru berada pada posisi terdekat dengan Bumi. Karena fase bulan baru terjadi saat sisi terang bulan menghadap menjauhi Bumi, bulan tidak terlihat di langit malam.

Meski tak terlihat, Super New Moon memiliki dampak gravitasi yang kuat dan signifikan, terutama terhadap pasang surut laut. Ini juga sering dikaitkan dengan peristiwa spiritual atau refleksi diri dalam berbagai budaya. Super New Moon tahun ini terjadi 29 Maret & 28 April 2025.

3. Micro Moon: Bulan Purnama atau Bulan Baru Saat Jarak Terjauh

Fenomena ini merupakan kebalikan dari Supermoon dan Super New Moon. Fenomena ini terjadi saat bulan berada di titik terjauhnya dari Bumi (disebut apogee), baik dalam fase bulan penuh maupun bulan baru.

Karena lebih jauh, bulan tampak lebih kecil dan lebih redup (jika bulan purnama), atau dampak gravitasinya lebih kecil jika di bulan baru. Ada pun jarak bulan saat Micro Moon bisa mencapai 406.000 km. Fenomena ini terjadi dua kali tahun ini yakni 10 Maret lalu dan 9 September mendatang.

Memahami perbedaan antara Supermoon, Super New Moon, dan Micro Moon membantu kita untuk lebih mengapresiasi fenomena langit yang menakjubkan ini. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Ensiklopedia #fenomena langit #supermoon #astronomi #bulan #super new moon