Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Ini 4 Kelompok yang Pantang Konsumsi Ubi Jalar

Ichwanul Fazmi • Senin, 21 April 2025 | 13:35 WIB

ILUSTRASI. Penderita ginjal kronis tidak dianjurkan mengkonsumsi ubi jalar yang mengandung kalium tinggi.
ILUSTRASI. Penderita ginjal kronis tidak dianjurkan mengkonsumsi ubi jalar yang mengandung kalium tinggi.
batampos - Ubi jalar dikenal sebagai sumber makanan sehat yang kaya vitamin, serat, dan antioksidan. Meski begitu, tidak semua orang cocok mengonsumsinya.

Dalam beberapa kondisi tertentu, ubi jalar justru bisa memperparah masalah kesehatan jika dikonsumsi sembarangan. Berikut ini adalah empat kelompok orang yang sebaiknya membatasi atau menghindari konsumsi ubi jalar:

1. Penderita Batu Ginjal
Ubi jalar mengandung oksalat yang cukup tinggi, yaitu senyawa yang dapat membentuk kristal kalsium oksalat—penyebab umum batu ginjal. Bagi orang yang pernah atau sedang menderita batu ginjal, konsumsi ubi jalar secara berlebihan bisa meningkatkan risiko kekambuhan.

2. Penderita Gangguan Ginjal Kronis
Orang dengan masalah ginjal kronis harus membatasi asupan kalium dalam makanan. Ubi jalar mengandung kalium dalam jumlah tinggi yang, jika tidak dapat dikeluarkan oleh ginjal secara optimal, dapat menyebabkan hiperkalemia (kelebihan kalium dalam darah), yang berisiko fatal bagi jantung.

3. Penderita Masalah Lambung dan Asam Urat
Ubi jalar mengandung gas dan zat fermentatif alami yang bisa memicu perut kembung, begah, bahkan sakit perut pada beberapa orang. Selain itu, meski tidak mengandung purin tinggi, pada individu yang sangat sensitif terhadap karbohidrat kompleks, bisa memicu gejala asam urat jika dikonsumsi berlebihan.

4. Pengidap Diabetes yang Tidak Teratur Mengontrol Gula Darah
Walaupun ubi jalar punya indeks glikemik lebih rendah dari nasi putih, tetap saja kandungan gulanya cukup tinggi, terutama setelah dimasak (misalnya dipanggang atau dikaramelisasi). Jika penderita diabetes tidak mengontrol asupan karbohidrat total, konsumsi ubi bisa menyebabkan lonjakan gula darah.

Ubi jalar memang bergizi, tapi bukan berarti cocok untuk semua orang. Menyesuaikan pola makan dengan kondisi kesehatan pribadi adalah langkah cerdas untuk tetap sehat. Jika kamu termasuk salah satu dari kelompok di atas, sebaiknya konsultasi dulu ke dokter atau ahli gizi sebelum menjadikan ubi jalar sebagai makanan rutin. (*)

Editor : Ichwanul Fazmi
#kesehatan #ubi jalar