Dari Simbol Kesuburan hingga Superfood Modern, Ini Mitos dan Fakta Seputar Buah Delima
Chahaya Simanjuntak• Rabu, 23 April 2025 | 06:30 WIB
ILUSTRASI buah delima.
Batampos - Buah delima bukan hanya dikenal karena warnanya yang menarik dan rasanya yang menyegarkan, tapi juga karena kaya akan nilai sejarah, simbolisme, dan manfaat kesehatan. Di berbagai belahan dunia, delima dipercaya sebagai lambang kesuburan, kemakmuran, dan keberuntungan.
Namun, di balik semua mitos itu, terbukti fakta ilmiah bahwa pomegranate ini merupakan superfood. Berikut ini rangkuman mitos dan fakta seputar buah delima yang menarik untuk disimak, seperti dikutip dari WebMD, yakni:
1. Mitos: Buah Delima adalah Simbol Kesuburan
Fakta: Dalam budaya Yunani kuno, buah delima dipercaya berasal dari darah Adonis dan menjadi simbol kesuburan serta kehidupan baru. Di Persia kuno, delima adalah simbol cinta dan kesuburan. Tradisi ini bahkan masih hidup di beberapa pernikahan Timur Tengah yang menghadirkan delima sebagai simbol kesuburan pasangan.
Ilmiah atau spiritual? Meski maknanya simbolis, kandungan antioksidan dan vitamin C dalam delima memang baik untuk kesuburan dan kesehatan hormonal.
2. Mitos: Delima Membawa Keberuntungan
Fakta: Di Turki dan Armenia, buah delima dipercaya membawa kemakmuran dan keberuntungan. Saat Tahun Baru, banyak keluarga yang melemparkan buah delima ke tanah agar bijinya menyebar sebagai lambang rezeki yang melimpah.
Fakta menarik: Tradisi ini tidak didasarkan pada bukti ilmiah, tapi nilai budayanya masih dilestarikan hingga kini.
3. Fakta: Delima Adalah Sumber Antioksidan Kuat
Berdasarkan penelitian, delima mengandung punicalagin dan punicic acid—dua senyawa antioksidan yang sangat kuat. Bahkan, kandungan antioksidan dalam jus delima lebih tinggi daripada teh hijau dan anggur merah.
Penelitian: Aviram & Rosenblat (2012) mencatat, jus delima membantu mencegah oksidasi kolesterol jahat (LDL), yang berkontribusi terhadap penyakit jantung.
4. Mitos: Delima Bisa Menyembuhkan Semua Penyakit
Fakta: Meski kaya manfaat, delima bukanlah buah ajaib yang bisa menyembuhkan semua penyakit. Namun, berbagai studi menunjukkan, delima dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti kanker, tekanan darah tinggi, dan peradangan.
5. Fakta: Delima Mendukung Kesehatan Kulit dan Penuaan Dini
Delima kaya vitamin C dan polifenol yang bisa membantu memperbaiki kerusakan kulit akibat paparan sinar UV dan polusi. Antioksidannya juga membantu merangsang produksi kolagen alami, yang penting untuk menjaga elastisitas kulit. (*)