Meski sangat populer di Indonesia dan Asia Tenggara, masih banyak fakta menarik seputar buah ini yang belum diketahui banyak orang. Berikut tujuh fakta unik tentang lengkeng yang mungkin akan mengejutkan Anda:
- Nama Latin Lengkeng Artinya “Mata Naga”
Nama ilmiah lengkeng adalah Dimocarpus longan. Kata “longan” sendiri berasal dari bahasa Tionghoa “lóng yǎn” (龙眼), yang berarti mata naga. Ini karena daging buahnya yang bening dengan biji hitam di tengah terlihat menyerupai bola mata.
- Satu Pohon Bisa Berbuah Hingga Ratusan Kilogram
Jika dirawat dengan baik, satu pohon lengkeng dewasa dapat menghasilkan lebih dari 200 kg buah dalam satu musim panen. Ini menjadikan lengkeng sebagai salah satu buah tropis yang sangat produktif, apalagi jika ditanam di dataran rendah hingga menengah.
- Digunakan dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok
Dalam pengobatan herbal Tiongkok, lengkeng kering digunakan sebagai tonik untuk meningkatkan energi (qi), menenangkan pikiran, dan memperbaiki kualitas tidur. Bahkan dipercaya dapat membantu mengatasi lelah kronis dan kecemasan ringan.
- Biji Lengkeng Bisa Dimanfaatkan
Meskipun sering dibuang, biji lengkeng ternyata memiliki potensi farmasi. Studi awal menunjukkan bahwa ekstrak bijinya mengandung antioksidan tinggi dan kemungkinan memiliki efek antimikroba dan antiinflamasi. Beberapa orang juga menumbuk bijinya sebagai ramuan tradisional.
- Lengkeng Tidak Suka Air Terlalu Banyak
Meskipun buah tropis, lengkeng tidak menyukai tanah yang terlalu basah. Drainase yang buruk bisa menyebabkan akarnya busuk. Hal ini penting bagi petani pemula yang ingin membudidayakan lengkeng secara organik di pekarangan rumah.
- Lengkeng Dapat Berbuah di Luar Musim dengan Perlakuan Khusus
Beberapa varietas unggul, seperti lengkeng matalada atau lengkeng puangray, bisa diinduksi untuk berbuah di luar musim dengan perlakuan pupuk dan teknik pemangkasan tertentu. Ini menjadi peluang bisnis yang sangat menarik karena harga buah di luar musim cenderung lebih tinggi.
- Lengkeng Kering Dapat Bertahan Lama Tanpa Pengawet
Buah lengkeng yang dikeringkan secara tradisional dapat bertahan hingga berbulan-bulan tanpa bahan pengawet, asal disimpan dalam wadah kedap udara. Rasanya pun justru menjadi lebih pekat dan legit, cocok dijadikan campuran teh atau makanan penutup.
Jadi, lengkeng bukan hanya buah tropis biasa. Di balik tampilannya yang sederhana, tersimpan berbagai keunikan—dari sejarah namanya yang eksotis hingga manfaat kesehatannya yang menakjubkan.
Dengan fakta-fakta ini, semoga Anda bisa lebih menghargai dan memanfaatkan buah lengkeng dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai santapan maupun bagian dari gaya hidup sehat alami. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi