Hal ini dikarenakan dapat membuat alis tampak lebih penuh, simetris, dan rapi tanpa harus menggambar setiap hari. Namun, sebelum memutuskan untuk menjalani prosedur ini, ada beberapa hal penting yang wajib kamu ketahui agar tidak menyesal di kemudian hari.
1. Sulam Alis Beda dengan Tato Alis
Meski sama-sama memberi hasil jangka panjang, sulam alis dan tato alis sangat berbeda.
- Sulam alis menggunakan teknik microblading atau micropigmentation di lapisan atas kulit (epidermis).
- Tato alis menembus lebih dalam dan seringkali menghasilkan warna yang tidak natural seiring waktu.
Kesimpulan: Sulam alis hasilnya lebih halus dan menyerupai helai rambut asli.
2. Pilih Bentuk Alis Sesuai Wajah
Sebelum proses sulam dilakukan, kamu akan melewati sesi konsultasi untuk menentukan bentuk alis yang paling cocok dengan bentuk wajahmu.
| Bentuk Wajah | Rekomendasi Bentuk Alis |
| Oval | Alis natural dengan lengkungan halus |
| Bulat | Alis sedikit melengkung tajam |
| Persegi | Alis tebal dengan ujung melandai |
| Panjang | Alis horizontal tanpa lengkungan ekstrem |
Tips: Jangan ikut-ikutan tren alis—pastikan bentuknya cocok untuk struktur wajahmu sendiri.
3. Prosedur Ini Menggunakan Jarum Kecil & Bisa Sedikit Sakit
Sulam alis dilakukan dengan alat khusus berbentuk pena yang memiliki ujung jarum mikro. Beberapa orang mungkin merasa tidak nyaman atau sedikit perih, meskipun biasanya area akan dioles anestesi lokal.
Apa yang perlu disiapkan:
- Hindari konsumsi kafein dan alkohol sebelum prosedur (dapat membuat kulit lebih sensitif).
- Istirahat cukup agar kulit dalam kondisi prima.
4. Ada Masa Pemulihan dan Proses Pengelupasan
Setelah sulam alis, alis akan tampak lebih gelap dari hasil akhir karena pigmen masih baru. Dalam 5–10 hari, kulit akan mengalami pengelupasan ringan, dan warna alis akan tampak lebih natural.
Yang perlu kamu tahu:
- Jangan menggaruk atau mengelupas alis secara paksa.
- Hindari makeup dan produk berminyak di area alis selama masa penyembuhan.
5. Hasil Tidak Langsung Permanen – Perlu Retouch
Biasanya, kamu perlu melakukan retouch 4–6 minggu setelah sesi pertama agar hasilnya tahan lama dan merata.
Hasil sulam bisa bertahan antara 1–2 tahun, tergantung jenis kulit, gaya hidup, dan perawatan.
Kulit berminyak cenderung memudarkan warna lebih cepat, sementara kulit kering bisa mempertahankan pigmen lebih lama.
Kesimpulan
Sulam alis bisa menjadi solusi praktis dan cantik untuk tampil rapi tanpa repot menggambar setiap hari. Namun, keputusan ini perlu disertai pengetahuan dan pertimbangan matang. Dengan memahami teknik, bentuk alis yang tepat, proses pemulihan, serta pentingnya perawatan pasca prosedur, kamu bisa menikmati hasil yang memuaskan dan tahan lama. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi