Minyak Kelapa vs Minyak Goreng Biasa, Mana yang Lebih Sehat?
Chahaya Simanjuntak• Selasa, 24 Juni 2025 | 15:57 WIB
ILUSTRASI VCO atau minyak kelapa murni.
Batampos - Ada sering muncul pertanyaan begini: Mana yang lebih sehat dikonsumsi sehari-hari, minyak kelapa atau minyak goreng biasa?
Minyak kelapabisamenjadi pilihan untuk memasak dengan aroma dan stabilitas tinggi, serta potensi manfaat Medium‑Chain Triglycerides atau MCT, tetapi sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas karena efek peningkat kolesterol.
Sementara,minyak nabati tak jenuh atau yang dikenal dengan minyak goreng biasaseperti zaitun, kanola, kedelai secara ilmiah, lebih baik untuk kesehatan kardiovaskular dan sebaiknya menjadi pilihan utama dalam diet sehari‑hari.
Minyak Kelapakaya akan lemak jenuh sekitar 84–90 persen dengan kandungan MCT dan asam laurat tinggi, memberikan aroma khas saat memasak. Kandungan MCT ini, dapat dapat meningkatkan pembakaran kalori dan berpotensi menurunkan berat badan.
Sedangkan minyak goreng biasa seperti minyak sawit atau nabati, memiliki lemak tak jenuh serta vitamin A dan E, yang dapat mendukung kesehatan jantung.
Sekarang mari membandingkan keduanya terhadap kesehatan, khususnya pada kolesterol dan jantung.
Minyak Kelapaterbukti meningkatkan LDL atau kolesterol jahat dan kolesterol total, termasuk HDL atau kolesterol baik. Studi meta analisis menunjukkan, peningkatan LDL hingga 20 mg/dL dibanding minyak nabati tak jenuh. Harvard dan AHA menyarankan untuk membatasi konsumsi karena efek jenuh yang tinggi.
Sedangkan minyak goreng nabati, dikenal menurunkan LDL, sehingga lebih direkomendasikan untuk kesehatan jantung. (*)