Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Sering Membunyikan Jari Tangan, Bahaya atau Tidak? Ini Faktanya!

Ichwanul Fazmi • Sabtu, 28 Juni 2025 | 10:50 WIB

ILUSTRASI. Membunyikan jari dengan cara ditarik.
ILUSTRASI. Membunyikan jari dengan cara ditarik.
batampos – Kebiasaan membunyikan jari tangan—baik dengan menarik atau menekuk sendi hingga terdengar suara "krek"—merupakan hal yang sangat umum dilakukan banyak orang.

Entah untuk melepas stres, menghilangkan kaku di tangan, atau hanya sekadar iseng. Namun, muncul pertanyaan: apakah kebiasaan ini berbahaya? Bisa bikin rematik atau kerusakan sendi?

Yuk, cari tahu faktanya berdasarkan penelitian medis!

Dari Mana Asal Bunyi “Krek” Itu?

Saat jari dibunyikan, terjadi tarikan pada sendi yang menyebabkan perubahan tekanan pada cairan sinovial (pelumas sendi). Perubahan ini menghasilkan gelembung gas nitrogen yang pecah, dan inilah yang menciptakan suara khas “krek”.

Jadi, suara tersebut bukan berasal dari tulang atau sendi yang bergesekan.

Apa Kata Penelitian?

Beberapa studi telah dilakukan untuk mengetahui apakah membunyikan jari bisa merusak sendi. Salah satu studi paling terkenal dilakukan oleh Dr. Donald Unger, yang selama lebih dari 60 tahun membunyikan jari tangan kirinya dua kali sehari, dan membiarkan tangan kanannya tidak dibunyikan. Hasilnya? Tidak ada perbedaan kondisi antara kedua tangan.

Penelitian lain juga menyimpulkan bahwa tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa membunyikan jari tangan menyebabkan arthritis (rematik) atau kerusakan sendi permanen.

Lalu, Apakah Aman?

Secara umum, kebiasaan membunyikan jari tangan tergolong aman, asalkan dilakukan dengan cara yang tidak memaksa atau menimbulkan rasa sakit.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Aman jika:

Perlu diwaspadai jika:

Efek Samping yang Mungkin Terjadi

Meski tidak menyebabkan rematik, kebiasaan membunyikan jari terlalu sering bisa menimbulkan:

Jadi, Membunyikan jari tangan bukanlah kebiasaan berbahaya selama tidak menimbulkan rasa sakit atau dilakukan secara kasar. Mitos bahwa kebiasaan ini menyebabkan rematik tidak terbukti secara ilmiah. Namun, jika muncul nyeri, kaku, atau bengkak, sebaiknya periksakan ke dokter karena bisa jadi ada masalah lain pada sendi. (*)

Editor : Ichwanul Fazmi
#kesehatan #Jari