Batampos - Biji bunga matahari dikenal sebagai camilan sehat yang tinggi nutrisi dan mudah ditemukan. Namun, di balik bentuknya yang kecil, biji ini menjadi bagian dari budaya dan memiliki sejarah mulai dari peradaban kuno hingga menjadi bagian dari gaya hidup sehat masa kini.
Bunga matahari atau dalam bahasa latin dikenal dengan Helianthus annuus berasal dari wilayah Amerika Utara,tepatnya di Amerika Serikat bagian barat daya dan Meksiko utara. Adalah penduduk asli Amerika yang diyakini membudidayakan tanaman ini pertama sekali. Sekitar 3 ribu tahun lalu.
Zaman dulu, biji bunga matahari ini dijadikan sebagai sumber makanan utama. Dimana, bijinya dipanggang lalu dimakan langsung atau ditumbuk dijadikan bubur. Tak hanya itu, ini juga menjadi obat herbal untuk pengobatan dan dipercaya sebagai simbol spiritual yang melambangkan kekuatan matahari dalam berbagai ritual budaya.
Menurut National Sunflower Association (NSA), suku-suku Indian Apache dan Hopi menggunakan bunga matahari dalam makanan dan upacara keagamaan mereka. Sampai sekarang.
Seiring perkembangannya, abad ke-16, penjelajah Spanyol membawa biji bunga matahari ke Eropa, di mana tanaman ini awalnya hanya dianggap sebagai bunga hias. Namun, oleh Rusia, mengembangkannya sebagai tanaman pangan dan minyak secara besar-besaran, terutama pada abad ke-18 hingga ke-19 untuk pertama kalinya. Meski begitu, Ukraina-lah yang menjadi produsen biji bunga matahari terbesar di dunia saat ini.
Di Rusia, biji bunga matahari juga menjadi makanan pokok warganya yang Kristen, selama masa puasa Ortodoks. Selain itu, diolah menjadi minyak bunga matahari skala industri.
Konsumsi di Berbagai Negara
Baca Juga: 5 Manfaat Jambu Monyet yang Jarang Diketahui, Mampu Cegah Anemia
- Rusia dan Ukraina
- Biji bunga matahari digemari sebagai camilan bernama semki. Biasanya dimakan sambil berbincang santai atau menonton pertandingan.
- Ukraina adalah salah satu produsen biji bunga matahari terbesar di dunia.
- Tiongkok
- Biji bunga matahari populer saat perayaan Imlek dan acara keluarga.
- Sering dijual dalam bentuk biji asin atau panggang di toko-toko tradisional.
- Amerika Serikat
- Menjadi camilan umum saat menonton olahraga seperti bisbol.
- Digunakan dalam granola, salad, dan roti sebagai tambahan protein nabati.
Dalam beberapa dekade terakhir,, khususnya di era modern saat ini, biji bunga matahari dikenal luas sebagai superfood berkat kandungan vitamin E, magnesium, dan lemak sehat. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak