Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Dari Tradisi Kuno ke Tren Gaya Hidup Sehat Modern, Ini Sejarah dan Budaya di Balik Mengonsumsi Biji Bunga Matahari

Chahaya Simanjuntak • Senin, 30 Juni 2025 | 21:41 WIB

ILUSTRASI tanaman bunga matahari.
ILUSTRASI tanaman bunga matahari.

Batampos -  Biji bunga matahari dikenal sebagai camilan sehat yang tinggi nutrisi dan mudah ditemukan. Namun, di balik bentuknya yang kecil, biji ini menjadi bagian dari budaya dan memiliki sejarah mulai dari peradaban kuno hingga menjadi bagian dari gaya hidup sehat masa kini.

Bunga matahari atau dalam bahasa latin dikenal dengan Helianthus annuus berasal dari wilayah Amerika Utara,tepatnya di Amerika Serikat bagian barat daya dan Meksiko utara. Adalah penduduk asli Amerika yang diyakini membudidayakan tanaman ini pertama sekali. Sekitar 3 ribu tahun lalu.

Baca Juga: Dikelola Yayasan Pasundan Pratiwi, Wali Kota Batam Resmikan Dapur Umum MBG untuk Enam Sekolah di Tanjunguncang, Batam

Zaman dulu, biji bunga matahari ini dijadikan sebagai sumber makanan utama. Dimana, bijinya dipanggang lalu dimakan langsung atau ditumbuk dijadikan bubur. Tak hanya itu, ini juga menjadi obat herbal untuk pengobatan dan dipercaya sebagai simbol spiritual yang melambangkan kekuatan matahari dalam berbagai ritual budaya.

Menurut National Sunflower Association (NSA), suku-suku Indian Apache dan Hopi menggunakan bunga matahari dalam makanan dan upacara keagamaan mereka. Sampai sekarang.

Seiring perkembangannya, abad ke-16, penjelajah Spanyol membawa biji bunga matahari ke Eropa, di mana tanaman ini awalnya hanya dianggap sebagai bunga hias. Namun, oleh Rusia, mengembangkannya sebagai tanaman pangan dan minyak secara besar-besaran, terutama pada abad ke-18 hingga ke-19 untuk pertama kalinya. Meski begitu, Ukraina-lah yang menjadi produsen biji bunga matahari terbesar di dunia saat ini.

Di Rusia, biji bunga matahari juga menjadi makanan pokok warganya yang Kristen, selama masa puasa Ortodoks. Selain itu, diolah menjadi minyak bunga matahari skala industri.

Konsumsi di Berbagai Negara

Baca Juga: 5 Manfaat Jambu Monyet yang Jarang Diketahui, Mampu Cegah Anemia

- Rusia dan Ukraina

- Tiongkok

- Amerika Serikat

Dalam beberapa dekade terakhir,, khususnya di era modern saat ini,  biji bunga matahari dikenal luas sebagai superfood berkat kandungan vitamin E, magnesium, dan lemak sehat. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#bunga matahari #Sejarah Bunga Matahari #sejarah