Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Bingung, Kok Anak Bisa Alergi Ikan? Ini Penjelasan Ahli

Ichwanul Fazmi • Minggu, 20 Juli 2025 | 12:18 WIB

ILUSTRASI. Meski menyehatkan, konsumsi ikan pun bisa membuat anak alergi.
ILUSTRASI. Meski menyehatkan, konsumsi ikan pun bisa membuat anak alergi.
batampos - Alergi ikan merupakan salah satu jenis alergi makanan yang bisa dialami sejak bayi atau balita. Bagi sebagian orang tua, ini cukup mengejutkan, kok bisa?

Mengingat ikan dikenal kaya manfaat, terutama untuk pertumbuhan otak anak. Lalu, mengapa balita bisa alergi terhadap ikan? Simak penjelasan ahli berikut ini.

Apa Itu Alergi Ikan?

Alergi ikan terjadi ketika sistem imun tubuh bereaksi berlebihan terhadap protein tertentu yang terdapat dalam daging ikan. Salah satu protein yang paling umum memicu reaksi alergi adalah parvalbumin.

Menurut dr. Nur Ayu, Sp.A, seorang dokter spesialis anak, Sistem kekebalan balita yang belum sempurna bisa menganggap protein dari ikan sebagai ancaman. Akibatnya, tubuh mengeluarkan reaksi alergi sebagai bentuk perlindungan.”

Faktor Penyebab Alergi Ikan pada Balita

1. Faktor Genetik

Jika salah satu atau kedua orang tua memiliki riwayat alergi (baik alergi makanan, debu, atau alergi kulit seperti eksim), anak memiliki risiko lebih tinggi mengalami alergi, termasuk terhadap ikan.

2. Sistem Imun Belum Matang

Sistem imun balita masih dalam tahap perkembangan. Protein ikan yang sebenarnya aman bisa “disalahartikan” sebagai zat berbahaya.

3. Pengenalan Makanan yang Terlalu Dini atau Tidak Tepat

Memberikan ikan terlalu dini, terlalu banyak, atau dalam kondisi tidak segar bisa meningkatkan risiko munculnya reaksi alergi.

4. Alergi Silang (Cross-Reactivity)

Beberapa anak yang alergi terhadap makanan laut seperti udang atau kerang juga bisa bereaksi terhadap ikan karena adanya kesamaan struktur protein.

Gejala Alergi Ikan yang Perlu Diwaspadai

Reaksi alergi bisa muncul dalam hitungan menit hingga beberapa jam setelah mengonsumsi ikan. Gejalanya bisa meliputi:

Apakah Alergi Ikan Bisa Hilang Seiring Waktu?

Menurut penelitian dan pengamatan klinis, alergi ikan cenderung menetap hingga dewasa, berbeda dengan alergi susu atau telur yang sering hilang saat anak tumbuh besar. Namun, dalam beberapa kasus ringan, sensitivitas terhadap jenis ikan tertentu bisa berkurang dengan pengawasan medis.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Alergi Ikan?

Alergi ikan pada balita memang menantang, namun bukan halangan untuk memberikan gizi terbaik bagi buah hati. Kuncinya adalah memahami penyebab, mengenali gejala sejak dini, dan menerapkan pola makan yang tepat sesuai anjuran ahli. Dengan penanganan yang benar, balita tetap bisa tumbuh sehat dan bahagia, meski tanpa konsumsi ikan. (*)

Editor : Ichwanul Fazmi
#kesehatan #balita #ikan #alergi