Tak heran, banyak orang mulai mencari solusi alami untuk menurunkan kadar kolesterol, termasuk dari bahan makanan sehari-hari. Salah satu yang sering disebut-sebut adalah lobak—sayuran akar yang murah dan mudah ditemukan.
Tapi, benarkah lobak bisa membantu menurunkan kolesterol? Berikut ulasan ahli gizi seputar klaim ini.
Kandungan Gizi Lobak yang Mendukung Kesehatan
Menurut Ahli Gizi Klinis, Dr. Arini Widya, M.Gizi, lobak memiliki sejumlah kandungan yang bisa mendukung penurunan kolesterol secara tidak langsung, antara lain:
1. Serat larut (soluble fiber)
Serat ini membantu mengikat lemak dan kolesterol dalam usus, sehingga mencegah penyerapannya ke dalam darah.
2. Antioksidan alami
Seperti vitamin C dan senyawa fitokimia (glukosinolat dan isothiocyanate) yang membantu mencegah oksidasi kolesterol jahat (LDL).
3. Senyawa sulfur alami
Dikenal mampu meningkatkan metabolisme lemak dan mendukung fungsi hati dalam mengatur kadar kolesterol.
Apa Kata Ahli?
Dr. Arini menjelaskan:
“Lobak, terutama jenis putih dan hitam, mengandung zat bioaktif yang terbukti memiliki efek hipolipidemik, yaitu menurunkan kadar lemak darah. Meski bukan ‘obat kolesterol’, konsumsi rutin lobak sebagai bagian dari diet sehat bisa membantu mengelola kadar kolesterol secara alami.”
Penelitian Mendukung
Sebuah studi yang dimuat dalam Journal of Food Biochemistry tahun 2020 menunjukkan bahwa ekstrak lobak hitam memiliki potensi menurunkan kadar kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat) pada hewan percobaan. Meski masih perlu penelitian lebih lanjut pada manusia, temuan ini mendukung manfaat lobak untuk kesehatan jantung.
Cara Konsumsi Lobak untuk Mendukung Kolesterol Sehat
Agar manfaatnya optimal, berikut beberapa cara mengonsumsi lobak:
- Konsumsi segar sebagai lalapan atau salad
- Tambahkan dalam sup bening atau tumis sayur
- Jadikan jus lobak + wortel + lemon sebagai minuman sehat
- Buat acar lobak tanpa gula berlebih
Perlu Diperhatikan
Meski sehat, lobak sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar. Terlalu banyak bisa menyebabkan kembung atau gangguan pencernaan. Bagi penderita gangguan tiroid, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum rutin mengonsumsi lobak dalam jumlah besar, karena beberapa jenis lobak mengandung goitrogen. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi