Batampos - Melasma adalah salah satu bentuk hiperpigmentasi kronis yang paling umum, terutama pada kulit wajah wanita. Kondisi ini ditandai dengan bercak gelap atau keabu-abuan di wajah, khususnya di area pipi, dahi, hidung, serta atas dan sudut bibir.
Meskipun tidak menular atau berbahaya, melasma bisa mengganggu penampilan dan rasa percaya diri.
Ada pun yang menjadi penyebab melasma belum sepenuhnya dipahami, tetapi beberapa faktor pemicu yang dikenal meliputi:
Baca Juga: Perbedaan Flek Hitam Akibat Matahari dan Bekas Jerawat
- Paparan sinar UV yang merangsang produksi melanin.
- Perubahan hormon, misalnya saat kehamilan atau penggunaan pil KB. Dalam kasus ini, melasma sering disebut “topeng kehamilan”.
- Genetik atau riwayat keluarga dapat meningkatkan risiko.
- Iritasi kulit akibat kosmetik atau perawatan tertentu.
Lantas, apakah melasma dapat disembuhkan? jawabannya, tidak bisa disembuhkan total tapi bisa dikendalikan.
Baca Juga: 2 Mafia Tanah di Tanjungpinang Dilepas, Gegara Masa Tahanan Habis
Melasma termasuk kondisi kronis dan kambuhan. Artinya, bercak bisa memudar dengan perawatan, tetapi bisa muncul kembali jika pemicunya tidak dikendalikan, terutama paparan sinar matahari dan perubahan hormon.
Namun, meski begitu, catatan medis mengungkap:
- Melasma tidak merusak kesehatan fisik, tetapi bisa berdampak pada kesehatan mental.
- Tujuan utama perawatan melasma adalah mengontrol dan mencegah kekambuhan, bukan menghilangkan secara permanen. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak