Tubuh bayi yang masih rentan membutuhkan perhatian khusus agar tumbuh sehat, nyaman, dan terhindar dari risiko infeksi. Berikut tujuh langkah dasar perawatan bayi baru lahir yang perlu diketahui:
1. Menjaga Kebersihan Tali Pusat
Tali pusat bayi biasanya akan lepas dengan sendirinya dalam 1–2 minggu setelah lahir. Selama proses ini, penting untuk menjaga kebersihannya. Pastikan area sekitar tali pusat selalu kering, hindari menutupinya dengan popok, dan jangan mengoleskan ramuan atau bahan apa pun tanpa petunjuk dokter.
2. Memandikan Bayi dengan Benar
Bayi tidak perlu dimandikan setiap hari, cukup 2–3 kali dalam seminggu atau saat diperlukan. Gunakan air hangat, sabun bayi yang lembut, dan lap halus. Pastikan kepala bayi ditopang dengan aman, serta hindari penggunaan air terlalu panas yang bisa melukai kulitnya.
3. Memberikan ASI Eksklusif
ASI adalah asupan terbaik untuk bayi baru lahir karena mengandung nutrisi lengkap dan antibodi alami. Susui bayi sesuai kebutuhan (on demand), biasanya setiap 2–3 jam sekali. Proses menyusui juga mempererat ikatan emosional antara ibu dan bayi.
4. Mengganti Popok Secara Rutin
Popok bayi perlu diganti setiap 2–3 jam sekali atau segera setelah basah/kotor. Hal ini penting untuk mencegah iritasi kulit dan ruam popok. Gunakan tisu basah bebas alkohol atau kapas dengan air hangat untuk membersihkan area genital bayi.
5. Menjaga Suhu Tubuh Bayi
Bayi belum mampu mengatur suhu tubuhnya dengan baik. Pastikan ia selalu merasa hangat, tetapi tidak berlebihan. Gunakan pakaian lembut sesuai cuaca dan selimut tipis bila diperlukan. Hindari menutup kepala bayi dengan kain tebal terlalu lama, agar tidak kepanasan.
6. Membuat Bayi Tidur Nyaman
Bayi baru lahir membutuhkan tidur 14–17 jam per hari. Letakkan bayi tidur telentang di kasur datar, tanpa bantal besar atau mainan yang bisa mengganggu pernapasan. Ciptakan suasana tenang agar bayi bisa tidur nyenyak dan tumbuh optimal.
7. Rutin Melakukan Kontrol ke Dokter
Pemeriksaan rutin sangat penting untuk memantau pertumbuhan dan kesehatan bayi. Dokter akan mengecek berat badan, tinggi badan, serta jadwal imunisasi. Orangtua juga bisa berkonsultasi mengenai masalah perawatan bayi, termasuk pola tidur dan menyusui.
Ingatlah bahwa setiap bayi unik, jadi selalu perhatikan tanda-tanda yang ditunjukkan si kecil dan jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga medis bila ada yang mengkhawatirkan. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi