Batampos - Bayangkan sebuah serangga kecil yang terjebak dalam getah pohon jutaan tahun lalu masih bisa dilihat di masa kini. Saat resin itu mengeras dan berubah menjadi batu amber. Oleh proses alam, amber mengabadikan momen kehidupan purba dengan detail luar biasa.
Inilah yang membuat batu amber menjadi salah satu fosil paling menakjubkan di dunia.
National Geographic menuliskan dalam salah satu artikel menuliskan, batu amber bukan sekadar permata indah berwarna keemasan, melainkan juga kapsul waktu alami yang menyimpan rahasia kehidupan dari zaman dinosaurus hingga makhluk kecil yang kini telah punah.
Baca Juga: Tabrakan, Pengendara Motor Masuk Kolong Truk, Tewas di Lokasi
Batu amber terbentuk dari resin pohon purba yang mengeras selama jutaan tahun. Dalam prosesnya, resin ini seringkali menjebak serangga, tumbuhan, bahkan hewan kecil. Hasilnya, kita manusia modern bisa melihat bentuk tubuh mereka seolah baru saja diawetkan kemarin.
Berbeda dengan fosil biasa yang hanya meninggalkan cetakan, amber menyimpan organisme secara utuh, lengkap dengan sayap, antena, bahkan warna tubuhnya.
Sejumlah penemuan menunjukkan, batu amber yang dapat kita lihat saat ini, dapat berusia antara 15 juta hingga 100 juta tahun.
Beberapa jenis amber yang terkenal antara lain:
Baca Juga: Cara Menggunakan Batu Amber untuk Manfaat Maksimal
- Baltic Amber
Berusia sekitar 34–38 juta tahun, banyak mengandung serangga dan tumbuhan purba.
- Dominican Amber
Berusia 15–20 juta tahun, dikenal bening dan sering menyimpan serangga secara detail.
- Burmese Amber
Berusia hampir 100 juta tahun, menjadi salah satu sumber penting informasi tentang kehidupan pada zaman dinosaurus.
Bahkan, para ilmuwan pernah menemukan ekor dinosaurus berbulu, katak purba, hingga kadal mini yang masih lengkap dalam batu amber dari Myanmar. Penemuan ini memberi gambaran nyata tentang dunia yang sudah lama hilang. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak