batampos - Kabar kurang menggembirakan datang bagi penggemar Assassin’s Creed.
Ubisoft disebut telah menghentikan proyek game multiplayer rahasia yang sedang dikembangkan oleh salah satu studionya.
Namun, proyek itu telah dihentikan sepenuhnya sebelum mencapai tahap publikasi. Proyek Assassin's Creed League dirancang untuk kemungkinan hingga empat pemain bekerja sama dalam misi bersama.
Gabungan elemen aksi dan kerja sama dalam seri yang selama ini dikenal sebagai pengalaman satu pemain.
Proyek League awalnya DLC multiplayer, tetapi diubah menjadi judul terpisah karena skalanya yang besar.
Dalam proses restrukturisasi internal perusahaan, Ubisoft memutuskan untuk membatalkan pengembangan sebelum memasuki tahap pengujian publik.
Pembatalan terjadi di tengah penerapan perubahan strategi oleh Ubisoft yang mencakup penutupan studio dan pembatalan banyak proyek lain seperti remake Prince of Persia: The Sand of Time.
Franchise Assassin's Creed dikenal sebagai seri dengan fokus utama pada mode single player naratif.
Multiplayer pernah hadir dalam Assassin's Creed Brotherhood dan Assassin's Creed Unity pada generasi konsol sebelumnya.
Pembatalan proyek League dipandang sebagai sinyal bahwa Ubisoft semakin berhati - hati terhadap pengembangan multiplayer dalam franchise tersebut.
Walaupun proyek dibatalkan, teknologi yang dikembangkan untuk multiplayer tidak sepenuhnya hilang.
Tim kecil di ubisoft kemungkinan akan menggunakan sebagian dari teknologi untuk mendukung mode co-op atau elemen multiplayer dalam judul masa depan di franchise Assassin's Creed.
Kabar pembatalan juga berasal dari laporan internal bersamaan dengan gelombang restrukturisasi dan pemutusan hubungan kerja di Ubisoft. Hal ini memicu kritik dari sebagian karyawan dan komunitas permainan.
Sampat saat ini, Ubisoft belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang pembatalan Assassin's Creed League.
Fokus Ubisoft kini tampaknya tetap pada judul single player besar dan proyek lain di dalam seri.(*)
Editor : Juliana Belence