batampos - Perangkat Xiaomi Tag dibentuk dengan desain tipis dan ringan, serta kompatibel dengan kedua sistem pelacakan iOS dan Android tanpa perlu aplikasi pihak ketiga.
Menjadikannya pilihan yang menarik bagi banyak konsumen yang tidak terikat satu ekosistem saja.
Hal ini berbeda dengan banyak tracker lain yang umumnya hanya bekerja di satu jaringan tertentu.
Perangkat ini dirancang untuk membantu pengguna mudah menemukan barang sehari - hari seperti kunci, tas, atau dompet dengan teknologi pelacakan pintar yang modern.
Xiaomi Tag membawa dukungan ganda untuk jaringan pelacakan Apple Find My dan Google Find Hub. Bisa digunakan oleh pemilik iPhone maupun Android tanpa terikat pada satu ekosistem.
Ini menjadi langkah yang cukup jarang ditemui pada tracker lain di pasar. Xiaomi Tag mengandalkan Bluetooth 5.4 dan NFC untuk konektivitas.
Menggunakan baterai CR2032 yang bisa diganti sendiri dengan masa pakai sekitar satu tahun. Desain minimalis dengan ketebalan sekitar 7,2 mm.
Mudah dipasang di barang sehari - hari. Varian yang dirilis di Eropa belum mendukung Ultra Wideband (UWB) untuk pelacakan presisi kecil ke kecil.
Sebelumnya ada bocoran kode yang menunjukkan kemungkinan dukungan di versi lain di masa depan.
Belum sepenuhnya dipastikan tersedia di semua wilayah global seperti Asia Tenggara, tetapi peluncuran awal di Eropa memberi sinyal bahwa Xiaomi berencana memperluas distribusi produk ini lebih jauh.
Dengan desain ringkas dan baterai yang bisa diganti sendiri, Xiaomi Tag ditujukan sebagai solusi pelacakan barang yang mudah digunakan oleh banyak konsumen tanpa harus membeli perangkat pelacak premium.
Xiaomi Tag diposisikan sebagai alternatif tracker harga terjangkau yang kompatibel dengan Apple Find My dan Google Find Hub.(*)
Editor : Juliana Belence