Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Harga Sayur dan Daging Masih “Betah” di Puncak, Warga Terpaksa Berhemat

Eusebius Sara • Senin, 7 April 2025 | 10:18 WIB

Pasar Sagulung
Pasar Sagulung

batampos – Usai Lebaran, harapan turunnya harga bahan pangan belum juga terwujud. Di dua pasar tradisional utama Batam, yakni Pasar Sagulung dan Pasar Fanindo Batuaji, harga sayur dan daging masih bertengger tinggi, nyaris sama seperti saat momen Lebaran.

Daging sapi masih dijual dengan harga Rp95 ribu per kilogram, sedangkan daging ayam berada di kisaran Rp42 ribu per kilogram. Kondisi ini membuat sebagian besar warga berpikir dua kali untuk membeli dalam jumlah besar.

Tak hanya daging, harga sayuran pun belum bersahabat. Bayam, kangkung, dan sayuran sejenisnya dijual antara Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per kilogram. Sawi bahkan menembus harga Rp28 ribu per kilogram. Bandingkan dengan harga normal yang biasanya hanya sekitar Rp10 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram.

“Masih sama seperti saat Lebaran kemarin. Harga sayur belum juga turun, padahal biasanya setelah Lebaran mulai normal,” ujar Erni, pedagang sayur di Pasar Sagulung, Senin (7/4).

Senada dengan itu, Aldi, pedagang daging di Pasar Fanindo, juga menyampaikan bahwa harga daging sapi dan ayam masih stabil di level tinggi. “Permintaan sudah mulai normal, tapi harga belum ikut turun,” katanya.

Di tengah mahalnya harga pangan pokok, ada sedikit kelegaan dari bumbu dapur. Harga cabai yang sempat melonjak kini turun menjadi Rp60 ribu per kilogram. Namun, komoditas lain seperti santan kelapa masih cukup mahal, yakni antara Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per liter.

Lonjakan harga ini menjadi beban berat bagi ibu rumah tangga. Kebutuhan harian yang terus meningkat pasca Lebaran membuat mereka harus lebih cermat dalam mengatur pengeluaran.

“Saya berharap pemerintah bisa segera turun tangan mengendalikan harga. Kalau terus begini, yang paling merasakan adalah kami masyarakat kecil,” tutur Erni, seorang ibu rumah tangga yang ditemui di Pasar Sagulung.

Editor : Putut Ariyotejo